Tak Terima Diberitakan, Reje/ Kepala Desa Kuyun Uken Bersikap Arogan Kepada Wartawan 

 

Takengon | metroinvestigasi.id- Tak terima Reje kuyun Uken ada di beritakan Dana Aspirasi Salah Satu Anggota DPRK Aceh Tengah, Menuai Keluhan Dan sorotan Dari Masyarakat.Dari tayangan berita tersebut reje menyerang wartawan di kediaman wartawan RRRNews.com tampa alasan yang jelas dan melakukan tindakan kekerasan,seharusnya reje menjadi contoh dan panutan dan teladan bagi masyarakat ini malah kekuatan pisik yang di tunjukan. Pada Selasa 07 Oktober 2025.

Tepat jam 7.15 datang reje kuyun Uken ke kediaman wartawan RRRNews.com dia berkata jes abang dari dalam mobil dan langsung turun menyambangi wartawan RRRNews.com dan mencekek leher wartawan tersebut dia mengatakan untuk wartawan tersebut anak kapir, berdasarkan bukti vidio yang ada pada awak media, dan dia termasuk menghalang halangi Tugas wartawan berdasarkan UU nomor 40 tahun 1999.

Sikap arogan ditunjukkan oleh salah satu oknum kepala desa (Kades/Reje) di Kabupaten Aceh Tengah (TKN) kepada salah seorang wartawan. Sehingga sikap arogan itu memantik ketegangan antara keduanya.

Oknum Kades /reje di TKN itu merupakan Kades /Reje di desa kuyun Uken Kecamatan celala, inisial Ajm. Dimana Ajm ini diduga melontarkan tuduhan tak berdasar dan bersikap tidak pantas terhadap seorang wartawan liputan TKN, Aceh Tengah.

Ketegangan antara keduanya dipicu dari sebuah pemberitaan soal proyek desa yang berasal dari salah satu dana aspirasi dewan yang menuai sorotan publik. Proyek yang dimaksud ialah pembukaan jalan yang dijalankan tanpa papan informasi proyek. Hal itu dinilai merupakan sebuah pelanggaran terhadap asas transparansi publik.

Ketidakwajaran itu kemudian diberitakan sejumlah media online dan menyedot perhatian masyarakat. Namun, alih alih memberikan klarifikasi ataupun sanggahan atas pemberian itu, justru WST dikabarkan meluapkan emosinya datangi rumah wartawan tersebut .

Dalam percakapan vidio tersebut, oknum Kades /reje ini diduga menuding Budi Alkana sebagai dalang di balik viralnya pemberitaan di desanya. Bahkan menyeret nama nya ke dalam pusaran isu.

“Kau anak anjing dan lansung lakukan kekeran fisik dengan mencekik bang Tampa basa basi ? Apa maksudmu memberitakan soal dana aspirasi itu dan catut nama saya maunya dengan wartawan lain jangan sama kamu tantangnya? Dengan kata-kata yang tidak seharusnya di lontarkan seorang pemimpin?, selasa (7/0kteber/2025), menirukan ucapan WST.

Atas ucapan dan kekerasan AJM yang dilakukan kepadanya Budi Alkana , maka menilai sikap tersebut tidak pantas ditunjukkan oleh seorang pemimpin.

“Wartawan bekerja untuk menyampaikan informasi kepada publik. Seharusnya kepala desa bersikap terbuka, bukan marah setelah diberitakan,” sesal Budi Alkana .

Sikap yang ditunjukkan oleh AJM pun menuai Kecaman dari kalangan jurnalis setempat. Mereka menilai, tekanan verbal terhadap wartawan adalah bentuk pembungkaman terhadap kebebasan pers.

Kasus ini memperlihatkan bahwa masih ada pejabat publik di tingkat desa yang belum memahami pentingnya peran media sebagai mitra dalam pengawasan dan transparansi.

Kades /Reje kuyun Uken dihubungi Via TLP Wattpad menyampaikan alasan itu sepupu saya gak anggap dia wartawan ujarnya apapun alasannya yang di lakukan itu tidak di benarkan himbau hingga berita ini disodorkan kemeja Redaksi .

Komentar