Banda Aceh | merroinvestigasi.id- DPP Lembaga Perjuangan Srikandi Aceh (LPSA)Perwakilan dari 23 Kabupaten Kota Perwakilan LPSA Jabodetabek Dan Perwakilan Malaysia.Di Banda Aceh Di kukuhkan .
Dewan pimpinan Pusat Lembaga Pejuang Srikandi Aceh Cut Farrah Azam(LPSA) di Banda Aceh.dan perwakillan-perwakillan Dewan Pimpinan Daerah DPD LPSA dari 23 Kabupaten kota Perwakilan LPSA Jabodetabek Dan Perwakilan Malaysia.yang hadir langsung Resmi di Lantik oleh Perwakilan Gubernur Aceh . Plt.Kesbangpol Aceh IQBAL TAWAKAL S.STP,M.ENG. di Anjong Mon mata Banda Aceh pada Senin 6 Januari 2026.
Cut Farrah Azam Juga menyampaikan apresiasi kepada anggota LPSA dari 23 kabupaten kota yang telah bekerja di pasca musibah bencana Hidromotologi Ia juga Berharap kepada SKPA dan SKPD di 23 Kabupaten kota agar dapat juga membantu LPSA untuk dapat menjadi mitra kerja kedepannya walaupun LPSA Saat ini masih Berdiri sendiri Ujarnya ,dalam acara pengukuhan tersebut Cut Farrah juga menyerahkan santunan kepada anak yatim Piatu.
Penyerahan bendera Petaka LPSA yang langsung di serahkan Oleh Perwakilan Gubenur Aceh Plt. IQBAL TAWAKAL S.STP,M.ENG.
kepada Pimpinan Pusat Lembaga Perjuangan Srikandi Aceh (LPSA)Farrah Amza Sekaligus Pelantikan Ketua DPD LPSA 23 Kabupaten Kota , Perwakilan LPSA Jabodetabek Dan Perwakilan Malaysia.
Dalam Pelantikan Tersebut Plt.Kesbangpol Aceh IQBAL TAWAKAL S.STP,M.ENG Juga membacakan kata sambutan Gubernur Aceh Kepada pimpinan dan pengurus dewan pimpinan pusat Lembaga Perjuangan Srikandi Aceh,para ketua dan pengurus Dewan pimpinan Daerah Se Aceh perwakilan pengurus se-jabodetabek dan perwakilan Malaysia para tokoh perempuan se Aceh,tokoh seluruh undangan,yang hadir.
Atas nama pemerintah Aceh dan seluruh masyarakat aceh kami menyampaikan Ucapan Selamat dan sukses kepada pengurus LPSA yang baru saja dilantik
Aman yang saudari -Saudari emban hari ini bukanlah amanah yang ringan .di dalamnya melekat tanggung jawab moral,sosial,dan kebangsaan.
Untuk memperjuangkan peran strategis perempuan Aceh dalam pembangunan daerah,pengutan nilai-nilai sosial ,serta ketahanan keluarga dan masyarakat.
Lembaga perjuangan Srikandi Aceh memiliki posisi yang sangat penting sebagai wadah konsolidasi perjuangan perempuan Aceh yang berakar pada nilai adat,budaya,dan kearifan lokal Aceh sekaligus mampu beradaptasi dengan tantangan zaman.
Berfokus pada pemberdayaan perempuan, kegiatan sosial, dan kemitraan pemerintah. Organisasi ini bertujuan meningkatkan SDM, ekonomi, dan pendidikan perempuan di daerah, bersinergi dengan pemerintah Aceh untuk pembangunan yang inklusif kedepannya.
Poin Penting Terkait Pejuang Srikandi Aceh:
Organisasi Modern: LPSA Aceh resmi didaftarkan ke Kesbangpol untuk menjadi mitra pemerintah daerah dalam pembangunan sosial dan ekonomi.
Fokus Kegiatan: Pemberdayaan perempuan, sosial kemanusiaan, serta dukungan program pendidikan dan kesehatan.
Sejarah: Istilah “Srikandi Aceh” merujuk pada pahlawan wanita legendaris Aceh seperti Cut Nyak Dhien, yang dikukuhkan sebagai Pahlawan Nasional pada 2 Mei 1964. Cut Mutia dan banyak lagi pejuang wanita Aceh lainnya.
Pelantikan atau pendaftaran LPSA ini menandai langkah aktif perempuan di Provinsi Aceh dalam berkontribusi bagi daerah.
Farrah Amza Ketua DPP Lembaga Perjuangan Srikandi Aceh Menyampaikan Bahwa pelaksanaan pelantikan yang hadir ada dari perwakilan dari Malaysia juga ada dari Jabodetabek Aceh besar dan daerah lainnya yang ada di provinsi Aceh .
Yang saat ini resmi menjabat sebagai pimpinan Daerah di masing-masing kabupaten kota di provinsi Aceh Farrah Amza juga berharap semoga LPSA Bisa menjadi mitra strategis pemerintah Aceh dan pemerintah Daerah masing-masing nantinya.(Ril/red)










Komentar