Jawa Timur | metroinvestigasi.id- Situasi fasilitas sekolah yang memprihatinkan seperti mushollah SMP PGRI Perak,kabupaten Jombang,Jawa timur, yang mendapat tindakan lanjut merupakan kondisi yang memerlukan perhatian mendesak.
Meskipun pihak berwenang seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Jombang atau instansi terkait dilaporkan sudah melakukan pengecekan ke lokasi, proses realisasi perbaikan fasilitas pendidikan pada juli 2026, seringkali tertunda oleh prosedur birokrasi, pengajuan anggaran daerah, atau status kepemilikan aset sekolah swasta/yayasan.
Sebelumnya juga dilaporkan menghadapi masalah struktural bangunan yang rusak.Penundaan renovasi pada bangunan yang rawan runtuh sangat membahayakan keselamatan siswa dan guru. Langkah-langkah advokasi yang bisa dilakukan untuk mempercepat respon pemerintah laporan kondisi fisik bangunan secara daring beserta bukti foto agar langsung terdokumentasi dan ditanggapi oleh kementerian/dinas terkait.
Eskalasi ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kabupaten Jombang, Mengingat statusnya sebagai satuan pendidikan, mendesak Dinas Pendidikan Jombang untuk berkoordinasi langsung dengan PUPR atau mengupayakan dana hibah darurat.
Menurut kepala SMP PGRI.Perak,Suroto, saat ditemui Metro investigasi pagi pada (29/9/2029), mengatakan, Agustus 2026 dari dinas Pupr dan dinas pendidikan dan kebudayaan Jombang, kata nya mau di Renovasi mushollah tersebut karena sudah waktu nya untuk diperbaiki mengingat kondisi bangunan sangat pembahayakan keselamatan siswa .ujarnya.
(La baru,p.jatim)











Komentar