Gerak Cepat Koramil Kecamatan Kasembon Nersama Warga Padamkan Kebakaran Hutan Mahoni Desa Pondokagung

 

Jawa Timur  | metroinvestigasi.id – Kebakaran melanda lahan hutan mahoni kawasan Perhutani di Dusun Bocok, Desa Pondokagung, Kecamatan Kasembon Kabupaten Malang Jawa Timur pada Rabu dini hari (16/9/2026)
Berkat respons sangat cepat dan gotong royong erat antara personel Koramil, perangkat desa, dan warga setempat, api berhasil dipadamkan sepenuhnya dalam waktu kurang dari dua jam tanpa menimbulkan kerugian jiwa maupun material.

Berdasarkan laporan resmi yang disampaikan kepada Komando Distrik Militer 0818/Malang-Batu, peristiwa bermula ketika piket menerima laporan adanya kobaran api di kawasan hutan mahoni pada pukul 01.30 WIB. Tak berselang lima menit, tim sudah berada di lokasi dan langsung melakukan pemadaman dengan peralatan yang tersedia di lapangan.

Personel Muspika Kasembon yang turun langsung ke lokasi:
Dari Koramil dua anggota, Bersama, Babinsa Pondok Agung Serka Rohmad beserta dua anggota Penjabat Kepala Desa Pondok Agung beserta perangkat, Kepala Dusun Pondok Agung, serta sekitar 5 warga sekitar yang bahu-membahu memadamkan api.

Kobaran api dikuasai dan berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 03.30 WIB. Tidak ada kerugian personel maupun kerusakan harta benda yang dilaporkan.

Kondisi lingkungan yang sangat kering akibat kemarau panjang diduga menjadi faktor utama mudahnya api menyebar, namun penyebab pasti terjadinya kebakaran masih dalam tahap penelusuran pihak berwenang.

Pihak Koramil mengapresiasi kesigapan warga yang segera melapor dan turun membantu. “Sinergi ini bukti nyata: ketika TNI dan rakyat bergerak bersama, ancaman sekecil apa pun dapat diredam dengan cepat,”Tegas Serka Rohmat perwakilan Koramil Kasembon.

Warga diimbau tetap meningkatkan kewaspadaan tinggi selama musim kemarau berlangsung — menghindari pembakaran sampah di area hutan, membuang puntung api secara sembarangan, serta segera melaporkan jika melihat tanda-tanda asap atau kebakaran agar dapat ditangani sejak dini sebelum meluas.ujarnya.

(La baru,p.jatim)

Komentar