Kantor PUPR dan Sekda Kabupaten Pamekasan Digeledah oleh Kejaksaan Negeri
Jawa Timur | metroinvestigasi.id- Kejaksaan Negeri (Kejari) Pamekasan sedang mengusut dugaan korupsi proyek pelebaran jalan strategis ruas Tlagah–Bulangan Barat, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur. (5/8/2026), Kasus ini mencuat setelah adanya laporan masyarakat mengenai proyek infrastruktur tahun anggaran 2025 yang mangkrak.
Proyek pembangunan jalan ini bernilai total sekitar Rp2,9 miliar hingga Rp3,7 miliar yang bersumber dari APBD. Pengerjaan jalan dilaporkan terhenti di tengah jalan atau mangkrak.
Pihak ketiga pelaksana proyek, yaitu CV Dzarrin Putra Utama, dilaporkan menghilang setelah mencairkan dana termin awal sebesar Rp1,8 miliar.
Guna melengkapi pemenuhan alat bukti dan mencari dokumen krusial, tim penyidik Kejari Pamekasan melakukan penggeledahan maraton di tiga kantor instansi pemerintah setempat:
Kantor Dinas PUPR: Menjadi sasaran pertama penggeledahan, di mana jaksa penyidik menyita satu unit komputer serta dua boks dokumen penting terkait proyek jalan.
Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ): Digeledah untuk mendalami proses tender dan administrasi kontrak kerja dengan pihak kontraktor.
Bagian Administrasi Perekonomian Setda. Penggeledahan dilakukan guna mengamankan berkas serta dokumen tambahan yang dimasukkan ke dalam satu boks bukti oleh penyidik.
Kasi Intel Kejari Pamekasan, Agus Setiyo Budi, menegaskan bahwa serangkaian penggeledahan ini murni difokuskan untuk mengumpulkan barang bukti resmi demi membongkar penyelewengan infrastruktur tersebut, bukan didasari atas pemeriksaan pejabat tertentu secara personal. Kasus ini sekarang telah dinaikkan ke tahap penyidikan lebih lanjut.
(La baru,p.jatim)










Komentar