Jawa Timur | metroinvestigasi.id– Untuk memperbaiki jalan secara swadaya merupakan puncak dari aksi protes mereka setelah sebelumnya menanam pohon pisang di tengah “jalan yang rusak parah.” dimana warga merasa kecewa karena infrastruktur jalan yang rusak bertahun-tahun tak kunjung mendapat perhatian dari pemerintah daerah.
Kronologi dari Protes hingga Gotong Royong.
Aksi Tanam Pisang sebagai sindiran warga Dusun Sumbergondo.Desa Tulungrejo,Kabupatenn Blitar,Provinsi Jawa Timur menanam pohon pisang di lubang-lubang jalan. Aksi ini berfungsi sebagai penanda bahaya bagi pengendara agar tidak terperosok, sekaligus kritik keras kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar.
Penggalangan Dana Swadaya.karena menganggap respons dari pemerintah kabupaten lambat dan jalanan terus memicu kecelakaan.Warga berinisiatif mengumpulkan iuran mandiri.Dana yang terkumpul digunakan untuk membeli material seperti semen, pasir, koral, atau batu grosok.
Warga yang berpartisipasi memperbaiki jalan adalah: A.Desa Sumbergondo: 1.Joko Rp.1000.000, 2,Mbak surma’ Menuk Rp.100.000, 3.sutres Mendut Wibowo, Rp.800.000, 4,Doglek Udin, Rp.800.000, 5.Pendek Rp 500.000, 6,Kuslan Hartono Rp.500.000, 7.Nyemuk Rp.350.000, 8.Rendik Kancil Rp.300.000, 9.Dio Rp.300.000, 10.Mak Nanik Rp.200.000, 11.Fatah Rp.150.000, 12.Edi Lastri Rp.150.000,13.Anton Satimin Rp.150.000,14.Wayan (Mbok Tanem) Rp.150.000. 15.Erwan Rp.100.000, 16.Slamet Nindy Rp.100.000, 17.Sanu Rp.100.000,18.Harnadi Rp.100.000, 19.Bani Rp.100.000,20.Sarno Rokok 1 pres,21.Mak Sugeng Rp.100.000, 22.Aris Bunari,Rp.100.000, 23.Daman,Rp.50.000, 24.Repto Rp.50.000, 25.Bonari Rp.50.000, 26.Hari Bayu Rp.50.000, 27.Patim, 28.Slamet Wiji Rp.50.000, 29.Samun Rp.50.000, 30.Nono,Rp.50.000
Desa B.celeng:
1,Sudar, semen 100 sak, 2,nama.ferry (Dar) Rp.1000.000,3,Nono: semen 22 sak, 4,Misiran,pasir 1 red,5.Mak Kasih, semen 15 sak, 6,SC celeng, semen 13 sak,7. Bagong Hari,Rp.500.000.8,Sslamet MisiranbRp.500.000,9.Pemuda Celeng Rp.500.000,10.DedebRp.500.000,11.Ferry Gendut, semen 10 sak, 12,Rt. Eko Rp.350.000,13,Bejo Rp.250.000, 14,Katiren Rp.200.000,15.Dewi Midodari Rp.200.000, 16.Mbak Tun Rp.100.000, 17.TeguhbRp.100.000,18.Slamet Ledok Rp.100.000,19.Sumatri Rp.100.000, 20.Krisna Gendoh Rp.100.000,21. Tia Rp.50.000,22.Iswaji Baon Rp.100.000
C.Sumbergondo Bawah:
1.Ssupar, semen 25 sak, 2. Kamidi Rp.800.000, 3.Hasrun Blantik Rp.250.000, 4,warga Ngisor Rp.250.000,5.warga ngisor,Rp.125000.6.Mbak Win Rp.100.000, 7.Mbak Binti Rp.50.000, 8,Katiran Rp.50.000. 9,Kirno,Rp.50.000
D.Tulungrejo:
1,Tohari Rp.300.000.2.Tres Toko Langgeng Rp.200.000,3.Yuli Kampret Rp.1000.000,4,Agus Babinsa,semen 25 sak,5,MBG Tulungrejo. Semen 10 sak, 6,NO gipsum Rp 250.000.
Dari luar Desa:
1,Kawisari,semen 20 sak, 2.Polsek,Pasir 1 red,3,.Huri Susu Rp..500.000, 4,Kayat wifip Rp.300.000.5,Wiwik Krisik Rp.200.000, 6,Sadar jengglong Rp.250.000,
Total Terkumpul Rp.26.142.000 Saldo Rp.3.633.000
Pengecoran dan Kerja Bakti warga akhirnya mencabut pohon pisang tersebut dan mulai bergotong royong melakukan penambalan hingga pengecoran jalan secara manual demi keselamatan bersama dan kelancaran ekonomi desa, sekarang 200 meter yang sudah dicor,kata warga Dusun Sumbergondo. “1 km masih rusak parah.”
Sementara itu, Kepala Desa Tulungrejo, Suwadi, saat ditemui perwakilan Metro Investigasi,Jatim Pada (14/6/2026) membenarkan warganya gotong royong memperbaiki jalan rusak di Dusun Sumbergondo.desa Tulungrejo, Kecamatan Gandusari,Blitar, dua hari kemarin. Ujarnya,
(La baru,p.jatim)










Komentar