Langkat | metroinvestigasi.id – Kurang lebih tiga bulan sudah masa COVID-19 berjalan, sebagian sekolah ada yang tutup, hampir saja aktivitas di sekolah vakum bahkan ada kepala sekolah yang lupa akan jabatannya sebagai kepala sekolah atas tanggung jawabnya di sekolah, mereka hampir tertidur menikmati liburan panjang.
Ketika metroinvestigasi.id datang ke lokasi sekolah yang dimaksud, Rabu 22 Juli 2020 yang lalu, yaitu SD negeri 053999 Damar Condong Kecamatan Pematang Jaya Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara Gedung Sekolah tersebut tampak kusam dan berantakan bahkan plang sekolah ada yang tumbang diduga tanpa perhatian sang Kepsek.
Menurut informasi masyarakat setempat Kepala Sekolah nya ( Rahman) tinggal di lokasi sekolah, selanjutnya awak media metroinvestigasi.id menemui pak Rahman di rumahnya untuk konfirmasi, tapi sayang Pak Rahman tidak ada di tempat.
Keesokannya metro investigasi.com mencoba menghubungi Rahman melalui handphone untuk konfirmasi perihal sekolahnya yang tidak terawat, Rahman yang juga menjabat sebagai (K3s) di sekolah SDN 053999 Damar Condong Pematang Jaya menjawab, memang benar sekolahnya kurang perawatan, karena kesibukannya mondar mandir ke Kota Setabat karena selaku K3s banyak urusan.Jelas Rahman sambil menutup pembicaraannya pada metroinvestigasi.id melalui handphone.

Di tempat terpisah masyarakat yang tinggal di sekitaran sekolah tersebut merasa heran, ” kenapa sekolah ini tampak kusam tak terawat berantakan dinding sekolah tersebut tampak tak ada perobahan seperti tidak ada tanda tanda pengecatan baru.” Komentar mereka kepada metroinvestigasi.id.
Lebih lanjut pengamat politik Abdul Hafiz juga menjelaskan, ” biaya perawatan sekolah semuanya sudah ada dalam anggaran sekolah atau dana BOS ( Biaya operasional sekolah). Jadi tidak ada alasan kepala sekolah untuk tidak melaksanakan kewajibannya dengan alasan-alasan yang tidak masuk diakal. Diminta juga kepada pengawas sekolah agar terus memantau dan bersikap bijaksana dalam melaksanakan tugas. Dan Di minta juga kepada Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat, Saiful Abdi untuk meninjau ke sekolah sekolah.Dimasa COVID-19 ini agar tidak ada kepala sekolah yang merajalela.” Pungkas Abdul Hafiz mengakhiri.( Maya )










Komentar