Pakpak Bharat | metgoinvestigasi.id-
Dalam upacara ini Wakil Bupati Pakpak Bharat H. Mutsyuhito Solin, Dr, M.Pd membacakan pidato Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN RI, Wihaji yang mengajak segenap keluarga Indonesia memakna peringatan Hari Keluarga Nasional ini sebagai ajang refleksi dan koreksi atas upaya mewujdkan keluarga yang harmonis, tangguh dan kuat.
Hari ini adslah momentum refleksi nasional, sebuah jeda kultural untuk kita semua menengok kembali kedalam rumah masing-masing, memeriksa kembali pilar-pilar penyangga domestik kita, dan bertanya pada diri kita sendiri, sudahkah keluarga kita menjadi tempat bernaung yang aman, tangguh, dan siap melahirkan generasi pemenang?, pesan Wihaji dalam sambutan tertulisnya.
Hari Keluarga Nasional (Harganas) yang diperingati setiap tanggal 29 Juni berakar dari dua peristiwa penting pasca-kemerdekaan Indonesia, yakni momen kembalinya para pejuang gerilya kepada keluarga mereka pada 29 Juni 1949 serta dimulainya Gerakan Keluarga Berencana (KB) Nasional pada 29 Juni 1970.
Kembalinya Para Pejuang (29 Juni 1949) setelah penarikan mundur pasukan Belanda dari Yogyakarta , para pejuang Tentara Republik Indonesia akhirnya dapat kembali berkumpul dengan keluarga mereka setelah sekian lama berpisah di medan perang. Momen haru ini menjadi simbol bersatunya kembali fondasi unit terkecil dalam masyarakat.
Tonggak Gerakan KB Nasional (29 Juni 1970), tanggal ini juga menandai puncak kristalisasi perjuangan bangsa Indonesia untuk membangun keluarga yang lebih sehat dan sejahtera melalui peluncuran program Keluarga Berencana (KB) secara massal.(M.Solin)










Komentar