oleh

Milad Ke 2 Trajang Gelar Bakti Sosial Bersama Anak Yatim

 

Lampung Barat|metroinvestigasi.id –Menurut rencana, Hari ini (11/11), komunitas Trail Jajaran Gudang (Traj@ng) Lampung Barat, akan menggelar bakti sosial dan doa bersama, dengan sasaran anak yatim piatu, ustad dan guru ngaji.

Kegiatan yang akan dipusatkan di Base Camp 33 Kelurahan Way Mengaku Balikbukit, menurut ketua Traj@ng Bamsoed, awalnya komunitas penakluk alam dengan medan tanah, lumpur, turunan dan tanjakan tersebut akan main bareng dengan mengundang komunitas lain baik dari lokal maupun dari luar Lampung Barat.

“Tahun lalu, pada HUT 1, kita nge-trail bareng, kegiatan tersebut akan kita lakukan lagi tahun ini, tetapi karena masih tingginya penyebaran dan penularan virus Covid 19, kegiatan tersebut ditiadakan dan di ganti dengan doa bersama serta santuan kepada anak yatim-piatu, ustad serta guru ngaji,” kata dia.

Khusus untuk anak yatim-piatu, kata dia, Traj@ng akan memberikan santunan dan bingkisan, sementara kepada para ustad dan guru ngaji berupa tali asih. Sementara doa bersama, menurut rencana akan diimami, Ketua MUI KH Jakfar Sodiq, ketua MPC NU Lampung Barat KH Danang Hari Suseno, ketua Dewan Dakwah KH Abdul Gani dan tokoh agama Kelurahan Way Mengaku Ustad Hernadi.

“Insya Allah doa bersama yang akan dipimpin oleh empat orang tokoh agama, dalam rangka memanjatkan doa, semoga selama menjalankan aktivitas sehari-hari, terutama saat nge-trail, kita akan diberikan kelancaran, tanpa ada halangan, dan harapan kita Pandemi Virus Covid 19 yang menghantui kita saat ini segera berlalu,” jelasnya.

Terkait santunan kepada anak yatim-piatu, kata Bamsoed, sebagai bentuk kepedulian dan sarana berbagi seluruh anggota yang tergabung dalam Traj@ng. Dan perlu diketahui bahwa santunan tersebut merupakan agenda yang rutin dilakukan.

“Alhamdulillah, berkat kepedulian semua anggota Traj@ng, yang ganas ketika menaklukkan tantangan saat ngejalur, tetapi untuk urusan berbagi tetap menjadi prioritas, dan ini sebagi sumbangsih kami kepada masyarakat Lampung Barat,” ujarnya.

Ditanya kenapa anniversary tersebut, tidak dilakukan nge-trail bareng, menurut Bamsoed ditengah Pandemi Virus Covid 19, tentu semua harus mengikuti Imbauan pemerintah, yakni tetap menjalankan protokol kesehatan, maka kalau ada kegiatan mengumpulkan orang banyak kegiatan di alam, susah untuk dikendalikan.

“Pemerintah sudah memberikan imbauan, untuk tidak melakukan Kerumutan, kalau kita lakukan nge-trail bareng tentu ratusan bahkan ribuan raider akan kumpul, tentu kita sulit untuk menerapkan protokol kesehatan, terutama physical distancing, apalagi kalau peserta yang hadir komunitas Trail dari luar Lampung Barat,” kata dia.          ( kartiko )

example banner

example banner

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed