Indragiri Hilir | metroinvestigasi.id-Polsek Batang Tuaka menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional dengan menghadiri kegiatan Tanam Serempak Brigade Pangan yang digelar di lokasi Optimalisasi Lahan (Oplah) Brigade Pangan Bina Tani, Desa Kuala Sebatu, Kecamatan Batang Tuaka, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau, Jumat (31/7/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Indragiri Hilir diwakili Kapolsek Batang Tuaka, IPDA H. Dahri Iskandar Lubis, S.H. Kegiatan dimulai sekitar pukul 10.00 WIB dan dihadiri unsur pemerintah daerah, TNI, Dinas Pertanian, Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP), perangkat desa, Brigade Pangan, penyuluh pertanian, serta para petani.
Turut hadir mewakili Bupati Indragiri Hilir, Asisten Dwi Budiyanto, Pasi Ops Kodim 0314/Inhil Kapten Arh. Agus Purwanto mewakili Dandim 0314/Inhil, Kepala BBPP Lampung Adi Destriadi, Kepala Dinas Pertanian Indragiri Hilir Umar H., S.Pt., Sekretaris Camat Batang Tuaka Heri Gunawan, S.Kep., Kepala Desa Kuala Sebatu Ns. Budi Wibowo, S.Kep., personel Bhabinkamtibmas, Babinsa, penyuluh pertanian, serta Brigade Pangan dari beberapa desa.
Kegiatan tanam serempak dilaksanakan di lahan pertanian Oplah Hoyong Bahagia, Parit 1 Ulangan, Dusun Karya Mekar, Desa Kuala Sebatu. Program ini merupakan bagian dari inisiatif Kementerian Pertanian dalam mempercepat masa tanam nasional melalui pengembangan kawasan Optimalisasi Lahan (Oplah) dan Cetak Sawah Rakyat (CSR) di berbagai daerah.
Kapolsek Batang Tuaka IPDA H. Dahri Iskandar Lubis menyampaikan bahwa Polri siap bersinergi dengan seluruh instansi terkait, termasuk Dinas Pertanian dan Brigade Pangan, guna mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional sebagaimana program pemerintah.
Melalui kolaborasi lintas sektor tersebut, diharapkan produktivitas pertanian terus meningkat sehingga mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani di Kabupaten Indragiri Hilir.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan kondusif. Dukungan dari seluruh pemangku kepentingan diharapkan dapat mempercepat pencapaian target swasembada pangan nasional melalui optimalisasi lahan pertanian di daerah.**(Bud)










Komentar