Meranti | metroinvestigasi.id – Tradisi adat Melayu mewarnai penyambutan Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K., yang digelar oleh Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Kepulauan Meranti di Gedung LAMR, Selatpanjang, Jumat (31/7/2026).
Prosesi penyambutan berlangsung khidmat dengan rangkaian adat Melayu, mulai dari arak-arakan kompang dari Kantor Bupati menuju Gedung LAMR, pertunjukan pencak silat, penyematan tanjak, hingga prosesi Tepuk Tepung Tawar sebagai simbol doa, restu, dan harapan agar Kapolres yang baru diberikan keselamatan serta keberkahan dalam mengemban amanah.
Acara tersebut dihadiri Ketua LAMR Kepulauan Meranti Datok Afrizal Cik, Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti H. Sudandri Jauzah yang mewakili Bupati AKBP (Purn) H. Asmar, jajaran pengurus LAMR, tokoh masyarakat, serta rombongan Persatuan Ketua-Ketua Kampung Negeri Melaka, Malaysia.
Dalam sambutannya, Ketua LAMR Kepulauan Meranti Datok Afrizal Cik mengucapkan selamat datang kepada AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita yang kini mengemban amanah sebagai Kapolres Kepulauan Meranti. Ia berharap sinergi antara lembaga adat dan kepolisian semakin kuat dalam menjaga keamanan sekaligus melestarikan budaya Melayu.
Menurutnya, pelestarian adat tidak hanya sebatas menjaga tradisi, tetapi juga membangun kepedulian terhadap lingkungan dan kehidupan masyarakat melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Polri.
“Kami siap bersinergi dengan kepolisian dalam menjaga marwah adat Melayu sekaligus mendukung upaya pelestarian lingkungan melalui program Green Policing. Semoga kerja sama ini semakin memperkuat persatuan dan keamanan di Kepulauan Meranti,” ujar Afrizal Cik.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga prosesi penyambutan adat tersebut dapat terlaksana dengan baik.
Sementara itu, Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita mengaku merasa terhormat mendapat sambutan adat Melayu yang penuh makna. Menurutnya, prosesi Tepuk Tepung Tawar merupakan simbol kepercayaan masyarakat yang menjadi motivasi untuk mengabdikan diri dengan sebaik-baiknya.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Lembaga Adat Melayu Riau Kepulauan Meranti atas penyambutan yang begitu hangat. Amanah ini akan saya jalankan sebaik mungkin, dan saya memohon dukungan serta tunjuk ajar dari seluruh tokoh adat dan masyarakat agar dapat memberikan manfaat bagi daerah ini,” katanya.
Kapolres menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban, sekaligus mendukung berbagai program pembangunan pemerintah daerah demi kemajuan Kabupaten Kepulauan Meranti.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat kebersamaan dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif.
“Keamanan adalah tanggung jawab kita bersama. Dengan dukungan seluruh masyarakat, tokoh adat, dan pemerintah daerah, saya optimistis Kepulauan Meranti akan tetap menjadi daerah yang aman, harmonis, serta menjunjung tinggi nilai-nilai budaya Melayu,” pungkasnya.
AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita sebelumnya resmi menjabat sebagai Kapolres Kepulauan Meranti setelah mengikuti Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) di Aula Tribrata Mapolda Riau, Pekanbaru, pada 13 Juli 2026.
Penyambutan adat oleh LAMR menjadi salah satu bentuk penghormatan masyarakat Melayu kepada pemimpin baru Polres Kepulauan Meranti sekaligus penegasan komitmen bersama dalam menjaga adat, budaya, dan keamanan daerah.(mp)










Komentar