Cyberinc Rilis “Isla Isolation Platform” Versi 5

SAN RAMON | metroinvestigasi.id- Cyberinc, pelopor solusi keamanan siber yang berbasiskan isolasi, hari ini merilis produk andalannya Isla Isolation Platform versi 5. Isla versi terbaru memperkenalkan virtual appliance. Dengan demikian, Isla menjadi salah satu browser isolation yang mendukung model penggunaan fleksibel, termasuk on-premise atau cloud, serta penggunaan secara fisik atau virtual. Lebih lagi, Isla versi 5 menawarkan kemudahan penggunaan dan skalabilitas yang lebih baik, serta memperingkas penggunaan demi menghadirkan pengalaman pengguna akhir yang nyaman.

Isla Isolation Platform Cyberinc mencegah ancaman keamanan siber melalui browser isolation, teknologi piawai yang menangkal pembobolan data sebelum serangan terjadi. Teknologi ini juga ikut meringankan kerja tim TI dan keamanan siber, sambil meningkatkan efisiensi dan produktivitas mereka. Isla memiliki kemampuan istimewa sebab mampu menciptakan lingkungan Zero Trust dengan cepat. Langkah tersebut dilakukan dengan mengamankan seluruh kode, media object, serta script pada peramban virtual dari jarak jauh ( remote virtual browser). Ketiga elemen ini lalu diubah menjadi aliran piksel yang tak berbahaya dan dikirimkan ke setiap perangkat akhir. Untuk itu, Isla secara proaktif menyingkirkan hampir semua serangan dan penyusupan.
Isla versi terbaru memberikan skalabilitas dan ketersediaan yang memudahkan pengguna. Di samping itu, Isla juga membantu berbagai perusahaan untuk meningkatkan perlindungan dari serangan siber yang kian canggih, seperti ransomware, phishing, pencurian identitas, malvertising, serta jenis-jenis serangan lainnya. Isla mendukung berbagai peramban dan sistem operasi sehingga memastikan keringkasan instalasi pada perusahaan, tanpa harus mengubah kebiasaan pengguna.

“Internet berperan penting di hampir seluruh kegiatan perusahaan, namun juga mendatangkan risiko keamanan terbesar,” ujar Rajiv Raghunarayan, Senior Vice President, Products & Marketing, Cyberinc. “Kita perlu melangkah lebih dulu ketimbang aktor-aktor kriminal di arena keamanan siber, seperti bermain petak umpet. Hal ini kian menantang akibat terbatasnya sumber daya, serta rumitnya pendekatan yang berbasis pada deteksi berlapis-lapis (layered detection). Teknologi browser isolation mengubah aturan main bagi kalangan perusahaan, menyingkirkan berbagai jenis ancaman sebelum menyerang jaringan perusahaan. Lewat sejumlah fitur baru yang dirilis hari ini, kami membantu berbagai perusahaan dari seluruh skala bisnis supaya mereka mampu menggunakan Isla secara fleksibel—on-premise atau cloud, lewat media fisik atau virtual—bergantung pada kebutuhan mereka. Kami melakukannya sambil menjamin keringkasan instalasi dan kemudahan pemakaian produk.”

Isla Versi 5: Mengusung Browser Isolation ke Jenjang Berikutnya

Fitur virtual appliance terdapat pada Isla versi 5. Lewat fitur ini, perusahaan dapat memanfaatkan infrastruktur yang ada untuk memperoleh manfaat serupa dengan yang diberikan perangkat keras dan layanan berbasiskan cloud dari Cyberinc. Kalangan perusahaan memiliki kebebasan dan fleksibilitas yang lebih luas untuk memakai platform di public cloud atau private cloud, di perangkat edge, atau sebagai solusi campuran (hybrid) agar lebih sesuai dengan lingkungan TI-nya masing-masing. Selain itu, dukungan native cloud membuat tim keamanan siber bisa melindungi pengguna, terlepas dari lokasi mereka, dengan arsitektur generasi baru guna mewujudkan elastic scaling, load balancing, ketersediaan yang baik, serta keringkasan penggunaan.

Isla Isolation Platform memberikan perlindungan dari serangan berbasiskan web, surel, dan dokumen dengan menyingkirkan vektor ancaman utama, serta mengurangi target serangan (attack surface). Beberapa manfaat lain dari solusi Cyberinc meliputi:

  • Keamanan Sebelum Peretasan — Perusahaan dapat menghentikan ancaman sebelum peretasan terjadi, dan secara proaktif mengatasi ancaman-ancaman baru
  • Produktivitas TI — Tim keamanan siber dan TI bisa mengatasi serangan siber dan berfokus pada tugas-tugas penting ketimbang merespons berbagai peringatan yang membebani mereka
  • Dukungan Peramban yang Luas — Mendukung seluruh sistem operasi—seperti Windows, Mac dan Linux, serta peramban utama
  • Perilaku Pengguna dan Visibilitas Ancaman — Dasbor Isla yang lengkap menyajikan data tentang vektor serangan siber dan pengguna yang disasar, serta tolok ukur tentang perilaku pengguna
  • Pemberlakuan Aturan Penggunaan yang Dapat Diterima — Sejumlah ketentuan dari perusahaan dan instansi berwenang diberlakukan dengan kontrol serta pelaporan peramban berdasarkan aturan penggunaan

Isla Isolation Platform versi 5 segera tersedia. Cyberinc memamerkan platform Isla di ajang RSA 2020 di stan pameran #5571 N, North Expo. CTO, Cyberinc, Neil Daswani, memberikan paparan bertajuk “Hacked! Lessons from Big Name Breaches” pada 25 Februari, pukul 2.40 sore. Untuk menjadwalkan demo produk atau bertemu dengan eksekutif Cyberinc di ajang tersebut, atau mendapatkan informasi lebih lanjut, silahkan menghubungi/mengunjungi https://cyberinc.com/rsa-2020. (ril/pr)

Komentar