Tambang Galian C Ngancar,Kediri Diduga Dibekingi Oknum LSM dan Mengaku Wartawan

 

Jawa Timur | metroinvestigasi.id- Dugaan keterlibatan oknum Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM ) dan mengaku wartawan di dalam tambang galian Golongan C diduga ilegal di wilayah hukum Polres Kabupaten Kediri,jajaran Polda Jawa Timur,

Berdasarkan hasil penelusuran dugaan keterlibatan oknum LSM tersebut, karena biliau sebagai humas di tambang tersebut,bernama Suyanto.mengaku dia sebagai humas dan LSM di CV Edi Nurcahyo disana terpasang nomor WhatsApp.

Semakin banyak profesi jurnalistik disalahgunakan demi kepentingan pribadi menghalalkan segala cara.
Hal itu seperti pengakuan Suyanto sebagai humas tambang galian golongan C dan nilai merendahkan profesi wartawan setiap wartawan datang kalau sepeda motor 25.000 roda empat 50.000 dikasih uang bensin dan setiap wartawan datang dimintai card pers lalu di foto diiming imingi supaya dapat bulanan.

Keanehan tambang tersebut sebelumnya ada penolakan dari warga tiga desa, ratusan warga dari tiga desa di Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri, Desa Sempu, secara tegas menolak tambang di kawasan Sungai Lahar, Kedung Kobong karena memicu kerusakan llingkungan. Namun sekarang kembali beroperasi.

Pada tahun 2025 bulan Agustus tindakan pemerintah Kabupaten Kediri sempat melakukan penutupan aktifitas tambang di Ngancar,demonstrasi warga. Alat berat pun dilaporkan telah ditarik dari lokasi.

Sekarang muncul kembali pada tahun 2026 adanya tambang galian c spesifik menyebutkan nama LSM sebagai “beking” ditambang tersebut, pratik oknum LSM yang bermain di sektor tambang dan diduga merendakan profesi wartawan kalau naik sepada motor 25.000 ribu,roda empat 50.000 ribu.

Portal lapor milik pemerintah Metro Investigasi lansung menghubungi humas Polda Jawa Timur untuk konfirmasi tentang aktifitas tambang galian untuk di lanjutkan ke-Polres Kediri langsung diterima SPKT melalui WhatsApp “baik kami teruskan ke unit yang menangani.”

Lanjutnya pada (25/2) Metro Investigasi menghubungi Polsek Ngancar, AKP. Rudy Widianto,SH menjawab SMS WhatsApp ‘siap mas,,mohon waktu nggih biar dicek sama anggota.’ Sebutnya.
( La baru,p.jatim)

Komentar