Bengkalis ` metroinvetigasi.id– Mengembangkan bisnis di era modern bukan hanya soal meningkatkan pendapatan, melainkan juga mendorong praktik usaha yang ramah lingkungan dan berkelanjutan, Oleh karenanya, sepuluh kelompok usaha binaan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) di Kabupaten Bengkalis dan Rokan Hilir berkompetisi dalam ajang Rokan Greenpreneur Awards 2026 yang berlangsung di kuartal ke-4 tahun 2026 di Widuri Club.
Kesepuluh kelompok tersebut adalah Muajo Lelo, Bumbu Masak Buya, Kelompok Tani Aneka, Al Falah Farm, Pokdatan Cipta Alam Lestari, BHD Integrity Farm, Gemilang Dunia, Mulya Jaya Berseri, Circular Permata Muda, dan Karta Dumsel. Mereka adalah kelompok finalis yang terbagi dalam dua kategori; Inovasi Hijau Baru dan Usaha Hijau Berkembang.
Bukan sekedar berkompetisi, Rokan Greenpreneur Awards 2026 memberi ruang bagi peserta untuk melihat kembali perjalanan usaha dan inovasi yang telah dilakukan, berbagi pengalaman dengan kelompok lain, serta mengidentifikasi potensi inovasi di masa mendatang.
Sebelumnya, sebanyak 20 kelompok mengikuti proses seleksi Rokan Greenpreneur Awards 2026. Penilaian dilakukan dengan mempertimbangkan sejumlah aspek, antara lain; inovasi, keberlanjutan usaha, manfaat ekonomi, serta kepedulian terhadap lingkungan. Dari proses tersebut, 10 kelompok terpilih menjadi finalis dan mempresentasikan pengembangan usaha masing-masing.
H. Khoirul Amri, S.M selaku Fungsional Penyuluhan LH, Dinas Lingkungan Hidup Rokan Hilir, mengapresiasi dukungan PHR dalam mendorong masyarakat mengembangkan usaha berbasis lingkungan.
“Terima kasih kepada Pertamina Hulu Rokan yang telah menginisasi Rokan Greenpreneur Awards. Ajang ini menjadi wadah bagi masyarakat dalam mengembangkan usaha sekaligus mendorong ekonomi secara berkelanjutan,” ujar Amri.
Helmi, Ketua Kelompok Bumbu Masak Buya sekaligus salah satu finalis, menyampaikan dampak yang dirasakan dari ajang perdana di PHR ini.
“Kami para pelaku usaha semakin termotivasi untuk terus mengembangkan usaha dan memberikan manfaat ke depannya,” ujar Helmi.
Manager Community Involvement & Development (CID) PHR Iwan Ridwan Faizal mengatakan, ajang Rokan Greenpreneur Awards menjadi bagian dari pembelajaran untuk memperkuat kapasitas usaha untuk tumbuh secara mandiri dan berkelanjutan.
“Program ini bukan hanya tentang kompetisi. Kami berharap peserta mendapatkan pengalaman, wawasan, dan inspirasi dari kelompok lain, sehingga dapat terus mengembangkan usaha dan menciptakan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujar Iwan.
Melalui Rokan Greenpreneur Award 2026, PHR terus mendorong tumbuhnya kelompok masyarakat yang tidak hanya mampu menjalankan usaha, tetapi juga memiliki kapasitas untuk mengembangkan inovasi dan membaca peluang di tengah tantangan lingkungan. Harapannya, usaha-usaha tersebut dapat menjadi sumber penghidupan yang semakin kuat sekaligus memberi manfaat bagi lingkungan dan masyarakat di sekitarnya.
TENTANG PHR ZONA ROKAN
PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) merupakan salah satu anak perusahaan Pertamina yang bergerak dalam bidang usaha hulu minyak dan gas bumi di bawah Subholding Upstream, PT Pertamina Hulu Energi (PHE). PHR berdiri sejak 20 Desember 2018.
Pertamina mendapatkan amanah dari Pemerintah Indonesia untuk mengelola Wilayah Kerja Rokan sejak 9 Agustus 2021. Pertamina menugaskan PHR untuk melakukan proses alih kelola dari operator sebelumnya. Proses transisi berjalan selamat, lancar dan andal. PHR melanjutkan pengelolaan WK Rokan selama 20 tahun, mulai 9 Agustus 2021 hingga 8 Agustus 2041.
Daerah operasi WK Rokan seluas sekitar 6.200 km2 berada di 7 kabupaten/kota di Provinsi Riau. Terdapat 80 lapangan aktif dengan 11.300 sumur dan 35 stasiun pengumpul (gathering stations). WK Rokan memproduksi seperempat minyak mentah nasional atau sepertiga produksi pertamina. Selain memproduksi minyak dan gas bagi negara, PHR mengelola program tanggung jawab sosial dan lingkungan dengan fokus di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi masyarakat dan lingkungan.(Rls/Bud)














Komentar