Meranti | metroinvestigasi.id – Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kepulauan Meranti, Dr. Abu Hanifah, M.Pd., menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Kepulauan Meranti yang telah berkunjung ke Perpustakaan Daerah, mendaftarkan diri sebagai anggota perpustakaan, serta menunjukkan dukungan terhadap pembangunan literasi di Kabupaten Kepulauan Meranti.
Dr. Abu Hanifah menyebutkan, kehadiran LAMR di Perpustakaan Daerah merupakan bentuk dukungan nyata dalam membangun budaya membaca dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya literasi.
Menurutnya, perpustakaan tidak hanya menjadi tempat membaca dan meminjam buku, tetapi juga dapat dikembangkan sebagai objek wisata literasi yang memberikan pengalaman edukatif, menambah wawasan, serta menumbuhkan minat baca bagi seluruh lapisan masyarakat.
Ia berharap semangat yang ditunjukkan LAMR Kepulauan Meranti dapat menggugah organisasi kemasyarakatan lainnya, instansi pemerintah, serta masyarakat luas untuk turut menjadi anggota Perpustakaan Daerah dan memanfaatkan berbagai layanan yang tersedia.
“Kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada LAMR Kepulauan Meranti yang telah hadir, menjadi anggota Perpustakaan Daerah, serta mendukung pembangunan literasi di daerah kita. Semoga langkah ini menjadi inspirasi bagi organisasi lain dan masyarakat untuk bersama-sama memajukan budaya membaca di Kepulauan Meranti,” ungkapnya.
Selain itu, Dr. Abu Hanifah juga meminta masukan dari Ketua Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR Kabupaten Kepulauan Meranti terkait nama tokoh atau sosok yang dinilai berjasa dalam membangun literasi, memajukan dunia pendidikan, maupun memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan pendidikan di Kepulauan Meranti.
Masukan tersebut diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam mengusulkan nama bagi Perpustakaan Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti, sebagai bentuk penghargaan terhadap tokoh yang telah memberikan sumbangsih bagi kemajuan ilmu pengetahuan dan pendidikan di daerah.
Dr. Abu Hanifah menjelaskan, nama-nama yang diusulkan nantinya akan didiskusikan lebih lanjut bersama berbagai tokoh masyarakat dan pimpinan terkait sebelum ditetapkan sebagai usulan resmi.
Menurutnya, pemberian nama perpustakaan dengan mengangkat sosok yang berjasa di bidang literasi dan pendidikan dapat menjadi bentuk penghormatan sekaligus inspirasi bagi generasi muda untuk meneruskan perjuangan dalam mencerdaskan kehidupan masyarakat.
Melalui sinergi antara pemerintah daerah, LAMR, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat luas, pembangunan literasi di Kabupaten Kepulauan Meranti diharapkan semakin berkembang. Perpustakaan Daerah pun diharapkan menjadi pusat pembelajaran, ruang interaksi masyarakat, serta destinasi wisata literasi yang mampu mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah
Ketua Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR Kabupaten Kepulauan Meranti, Datuk Seri Afrizal Cik, S.Sos., menyambut baik ajakan dan apresiasi yang disampaikan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kepulauan Meranti tersebut.
Menurutnya, perpustakaan memiliki peran penting dalam meningkatkan pengetahuan, memperluas wawasan, serta membangun karakter generasi muda. Karena itu, LAMR mendukung upaya pemerintah daerah dalam mengembangkan budaya literasi di tengah masyarakat.
“LAMR Kepulauan Meranti sangat mendukung upaya memajukan literasi. Membaca merupakan salah satu jalan untuk menambah ilmu pengetahuan, memperkuat jati diri, serta membentuk generasi yang cerdas dan berbudaya. Kami berharap perpustakaan dapat dimanfaatkan oleh seluruh lapisan masyarakat, khususnya generasi muda,” ujarnya.(mp)








Komentar