
Hal itu dikatakan Manager PTPN 3 Kebun Tanah Raja, Basyirik, kepada wartawan disela-sela acara penanaman perdana pohon sawit yang diwarnai dengan pemberian santunan untuk anak yatim, di depan kantor Afdeling 3 Kebun Tanah Raja, Jum’at (11/10) lalu.
Menurutnya, proses penanaman ulang harus dilakukan dengan perencanaan matang. Pasalnya, jika sekali saja salah dalam menanam, maka akan berakibat fatal bagi pertumbuhan dan produksi pohon kelapa sawit itu sendiri, ujarnya.
“Perencanaan matang dan terperinci gunanya untuk menghindari terjadinya resiko kerugian besar saat giat tanaman ulang dilakukan,” tambahnya.
Dijelaskannya bahwa replanting (penanaman kembali) dapat memberikan keuntungan, yakni guna meningkatkan produktivitas buah. Namun sambungnya, harus diperhatikan pencapaian unur teknis serta nilai ekonomisnya, dimana tanaman yang sudah turun produktivitasnya perlu diregenerasi.
Basyirik menghimbau seluruh karyawan PTPN 3 Kebun Tanah Raja agar dapat merawat dengan baik seluruh tanaman kelapa sawit, baik itu Tanaman Belum Menghasilkan (TBM) maupun Tanaman Menghasilkan (TM), sehingga produktivitas kelapa sawit dapat melebihi potensi yang ada.
Sedangkan Asisten Kepala (Askep) Kebun Tanah Raja, Eka Zulfria Nasution, menambahkan bahwa sebagai personil entrepreneur perkebunan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), perlu mencurahkan perhatian besar terhadap pohon kelapa sawit yang hasilnya merupakan penyumbang kontribusi besar bagi perusahaan.
“Program perusahaan melakukan replanting bertujuan meningkatkan produktivitas dengan tanaman ulang kembali, dan pohon-pohon tua dengan hasil produksi tidak lagi menjanjikan maka wajib diganti,” ucapnya.
Sementara, menurut Asisten Personalia Kepala (APK) Kebun Tanah Raja, Sonny V Meilala, pihaknya telah memberikan amanat kepada seluruh karyawan, untuk bersama-sama menjaga, memelihara serta merawat tanaman perkebunan sesuai tupoksinya masing-masing.
“Harapan kami kedepan dari kegiatan penanaman perdana ini dapat mewujudkan produktivitas perkebunan khususnya kelapa sawit untuk mencapai hasil yang terbaik dan memuaskan,” harapnya.
Kegiatan yang diawali dengan do’a bersama dan pemberian santunan kepada beberapa anak yatim piatu dari sekitar Kebun Tanah Raja itu, turut dihadiri Kepala Desa Tanah Raja S Purba, para Asisten, pihak vendor/rekanan perkebunan, dan undangan lainnya. (MAREN)









Komentar