MEDAN | D’INVESTIGASI–Tim Gabungan Pemko Medan kembali action menumbangkan papan reklame bermasalah di Kota Medan, Senin (10/12) malam hingga Selasa (11/12) dinihari). Kali ini empat papan reklame bermasalah ditumbangkan dari empat lokasi berbeda. Pembongkaran dilakukan karena keempat papan reklame tidak memiliki izin. Pembongkaran akan terus dilakukan sehingga Medan Rumah Kita bersih dari papan reklame bermasalah.
Ukuran keempat papan reklame bermasalah itu bervariasi, ada yang 4x 6 meter (2 unit), 4 x 8 meter serta 5 x 10 meter. Keempat papan reklame itu berloaksi di Jalan Pandu simpang Jalan Surakarta, Jalan Sutomo depan Sriwijaya Travel, Jalan Asia simpang Jalan Thamrin dan Jalan S Parman
Sebelum dibongkar, Kasatpol PP Kota Medan M Sofyan mengatakan, pemilik keempat papan reklame diingatkan untuk membongkar sendiri. Namun peringatan tersebut tak kunjung dilakukan, keempat papan reklame tetap saja berdiri. Itu sebabnya tim gabungan diturunkan untuk melakukan pembongkaran
“Lantaran tidak ada tindak lanjut, kita pun turunkan tim gabungan untuk membongkarnya. Sekali lagi saya tegaskan, tidak ada lagi tempat untuk papan reklame bermasalah di Kota Medan. Jika pengusaha advertising tidak mau membongkar, kita yang membongkar! Jadi kita minta dukungan pengusaha advertising untuk membongkar sendiri papan reklame bermasalah miliknya,” tegas Sofyan.
Tanpa kesulitan tim gabungan menumbangkan satu persatu papan reklame bermasalah. Selain didukung mobil crane, prmbongkaran juga melibatkan mesin las. Setelah keempat papan reklame ditumbangkan, tim gabungan kemudia memotongnya menjadi beberapa bagian untuk mempermudah pengangkatan.
Meski sejumlah pengusaha advertising tidak mau membongkar papan reklame bermasalah miliknya namun ada juga yang menindaklanjuti himbauan Kasatpol PP Kota Medan tersebut. Di tempat terpisah, sejumlah pengusaha advertising tampak membongkar sendiri 7 unit papan reklame miliknya.
Ketujuh unit papan reklame yang dibongkar itu sendiri berada di Jalan Pandu sebanyak 2 unit ukuran 6 x 10 meter dan 5 x 10 meter, Jalan Sutomo sebanyak 4 unit ukuran 6 x 10 meter, 4 x 6 meter (2 unit) dan 5 x 10 meter dan Jalan Cirebon ukuran 4 x 8 meter. Lantaran dibongkar sendiri, seluruh material hasil pembongkaran ketujuh papan reklame bermasalah
Sofyan pun snagat mengapresiasi langkah yang dilakukan sejumlah pengusaha advertising. Mantan Camat Medan Area itu berharap agar langkah tersebut diikuti pengusaha advertising lainnya. “Kita sangat mengapresiasinya (pembongkaran sendiri). Apabila sleuruh pengusaha advertising melakukannya, insya Allah pembersihan papan reklame bermasalah di Kota Medan secepatnya selesai,” pungkasnya. (ft)