
Simalungun | Metro investigasi.com –Aksi penjarahan Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di lingkungan Perseroan Terbatas Perkebunan Nusantara 3 ( PTPN 3 ) Kebun Bangun khususnya di Afd 1 dan 2 nyaris tidak diketahui pihak manajemen.Diduga, aksi ini melibatkan oknum orang dalam yang bertugas sebagai pengamanan aset perkebunan.
Menurut keterangan salah satu warga yang tinggal berdampingan langsung dengan perusahaan tersebut,aksi mereka biasanya dilakukan jelang sore sampai malam hari, dan dilakukan nyaris seperti tidak diketahui oleh pihak pengamanan perusahaan. anehnya,aksi penjarahan tersebut masih terus berlangsung meskipun ada beberapa warga yang mencoba melaporkan hal ini kepada pihak pengamanan melalui sambungan telepon genggam, namun
laporan tersebut seolah diabaikan.
Menurut pengakuan warga yang berinisial Abk (nama samaran) sekitar seminggu lalu, ia mengatakan kalau dirinya sempat memberitahukan hal ini kepada Perwira Pengaman ( Papam ) perkebunan PTPN 3 Kebun Bangun,namun tidak membuahkan hasil.Dan aksi tersebut masih saja tetap berlanjut.
Kepada metro investigasi.com, Abk mengatakan pada,Jumat sore (30/5/2019) “kami sering tau aksi dan pemainnya, tapi kami ya! ngak berani negur, cuma kami geram, mereka selalu merusak pagar ladang kami. lama – lama ya palak juga” katanya dengan nada khas daerahnya.
Saat wartawan menanyakan siapa saja pemainnya…? dirinya enggan mengatakan,namun ia sempat mengatakan kalau aksi tersebut melibatkan orang dalam agar aksi tersebut berjalan lancar.
Menindak lanjuti informasi yang beredar di masyarakat sekitar, metro investigasi.com akhirnya mendapat pengakuan dari salah seorang yang diduga pemain, dan identitasnya sengaja tidak ingin di publikasikan.Dari pengakuannya, sebelum aksi penjarahan dilakukan, salah seorang dari mereka akan menemui orang – orang tertentu yang bertugas sebagai pengaman, setelah bernegosiasi dan istilah bayar cash (tunai) sudah dilakukan, maka aksi tersebut bisa dilaksanakan.
Jika sudah dapat restu dari oknum pengaman, maka aksi penjarahan yang mereka lakukan akan berjalan mulus tanpa ada hambatan. Menurutnya hal ini sudah biasa di lakukan, asal melibatkan orang dalam.
Kuat dugaan, aksi penjarahan di lingkungan Perusahaan Perkebunan Nusantara 3 Kebun Bangun disinyalir ada permainan oknum orang dalam. (Rp)
















Komentar