“Pengecut” Kajari Padangsidimpuan Tidak Berani Berhadapan Dengan Wartawan

P.sidimpuan| metroinvestigasi.id-Sejumlah wartawan di Kota Padangsidimpuan melakukan unjuk rasa di depan kantor Kejaksaan Negeri Padangsidimpuan jalan Serma Lian Kosong kota Padangsidimpuan.

Dalam unjuk rasa tersebut menuntut Kajari Padangsidimpuan menjadi seorang pengecut dan tidak berkutik dan tidak berani berhadapan ketika para pendemo ( wartawan ) mencaci maki, “kajari pengecut, kajari tidak punya etika, Hal ini di sampaikan oleh orator aksi demo Rinaldy.

Terkait ucapan Kajari Padangsidimpuan Dr.Lambok M.J.sidabutar. SH.MH yang sangat kontropersial dalam ucapannya bahwa, “media menghambat kinerja kejaksaan.” hal inilah yang menjadi pemicu terjadinya kesenggangan antara media dengan Kejaksaan Negeri Padangsidimpuan.

Para pengunjuk rasa (wartawan) meminta Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajatisu) untuk mengevaluasi kinerja Kajari Padangsidimpuan yang akan menghambat kinerja para Penegak Hukum di wilayah Sumatra Utara.

Salah satu wartawan terbitan sumatera Utara Erik Astrada mengatakan akan melanjutkan ini ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara( kejatisu) dalam waktu dekat ini.

Terkait hal tersebut Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Yunius Zega.SH. yang mewakili Kajari Padangsidimpuan mengatakan, “apa pun sampai saat ini Kajari masih tugas luar,” ucap Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Padangsidimpuan kepada pendemo.       (Ahmad Hakim.lbs)

Komentar