Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Memperkuat Kapasitas Saksi di TPS Agar Jeli Melihat Potensi Kecurangan

 

Indragiri Hilir | metroinvestigasi.id- Pemilihan Umum tinggal menghitung hari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) gesa mematangkan para saksi untuk mengawal pemungutan dan penghitungan suara pada 14 Februari di setiap tempat pemungutan suara atau di TPS nantinya.

Yevi Siskasari Sekretaris Jenderal Partai Solidaritas Indonesia menjelaskan, bahwa PSI telah mengantisipasi semua bentuk kecurangan yang ada di TPS mulai dari perusakan surat suara, manipulasi pemilih ganda, hingga kerawanan lainnya yang menyebabkan hilangnya suara bisa muncul di mana saja. Karena itu, partainya telah mempersiapkan saksi jauh-jauh hari. Di setiap TPS, PSI akan berusaha menyiapkan setidaknya satu saksi.

”Kami memastikan semua saksi adalah yang membawa mandat dari partai. Saksi yang telah dilatih dan mudah-mudahan tidak mempan untuk digertak dan disogok..

PSI bertekad untuk mengisi semua saksi di TPS, para saksi masih dalam proses bimbingan teknis untuk pemilu legislatif. PSI juga sudah membuat daftar saksi sesuai dengan nama, alamat, dan TPS di beberapa tempat.

”Sampai saat ini saksi-saksi yang sudah siap mencapai 100 persen. pemungutan suara, kami targetkan semua saksi mudah-mudahan komplet dan terisi di semua TPS,” katanya.

“Maka dari itu kita harus memperkuat saksi partai di setiap TPS,lanjutnya Yevi juga mengatakan, saksi merupakan bagian penting untuk mempertahankan perolehan suara yang didapat di TPS.

”Perwakilan para saksi dari PSI, telah kita persiapkan dan kita memberi bekalmereka mengenai pola perhitungan dan pemungutan suara karena disitulah titik rawan suara hilang,” tutur yevi.

Yevi siskasari sekjen PSI,ketika ditemui di Kantor PSI,jalan sungai beringin, Selasa (06/02/2024).

Mengatakan kita sangat berharap bahwa harapan kita kepada perwakilan saksi bisa membagi ilmunya ke saksi yang lain sehingga bisa melahirkan saksi berintegritas dan menghasilkan pemilu yang berkualitas.

Tugas utama yang ditekankan PSI, kepada saksi yakni memastikan suara calon anggota legislatif yang ada di kabupaten.

Saksi juga telah dipersiapkan oleh Partai Keadilan Sejahtera. Menurut Yevi siskasari,selaku sekretaris DPC kab Inhil yang ikut bertarung dalam pertandingan caleg dari dapil,1 dengan nomor urut 2,yang meliputi tembilahan kota,dan tembilahan hulu kabupaten Indragiri hilir,mengatakan saksi harus memiliki mental kuat dalam mengawal suara. Saksi harus jeli dan kritis setiap melihat adanya potensi kecurangan di TPS.

Dalam manajemen rekrutmen saksi, PSI, menugaskan tiap TPS harus dijaga satu saksi. Tiap 1,saksi akan dimonitor oleh koordinator saksi. Setiap saksi bertanggung jawab langsung di tingkat kabupaten.

Para saksi telah dibekali tugas dan tanggung jawabnya serta tata cara pelaporan jika terjadi kecurangan dalam proses pemungutan suara. Selain aspek teknis, pelatihan mencakup nilai-nilai moral dan etika yang harus dikedepankan oleh saksi-saksi PSI. ”Ini dilakukan agar profesional serta tata kelola para saksi menjadi baik dan memahami semua tugas yang akan dilaksanakan,” Siska lagi.(tim pji-d/Marbun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *