Masyarakat Jawa Maraja Bah Jambi dan HMI Turun Tangan Galang Bantuan untuk Korban Bencana Aceh dan Sumut

 

Simalungun | metroinvestigasi.id- Saat bencana alam melanda dan jeritan korban belum sepenuhnya terjawab, masyarakat kembali membuktikan bahwa solidaritas akar rumput sering kali bergerak lebih cepat dibanding birokrasi. Warga Kecamatan Jawa Maraja Bah Jambi, Kabupaten Simalungun, bersama HMI Komisariat STAI UISU Pematang Siantar, menggelar aksi penggalangan bantuan kemanusiaan bagi korban bencana alam di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Aksi ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk empati nyata terhadap ribuan warga yang hingga kini masih berjuang memenuhi kebutuhan dasar sandang dan pangan. Di tengah keterbatasan, masyarakat memilih bergerak, bukan menunggu.

Koordinator penggerak aksi, Sriwati, yang didampingi Sindro Edwin Saragih dan Ramli Saragih sebagai perwakilan masyarakat, menegaskan bahwa penggalangan bantuan dilakukan sebagai upaya meringankan penderitaan saudara-saudara sebangsa yang terdampak bencana.

“Masih banyak korban yang belum mendapatkan kebutuhan dasar. Ini bukan soal besar kecilnya bantuan, tapi soal kepedulian dan kemanusiaan,” tegas Sriwati kepada awak media.

Menariknya, antusiasme masyarakat justru datang dari berbagai lapisan: pimpinan kecamatan, perangkat nagori, sekolah-sekolah, kelompok perwiritan, warga di areal perkebunan PTPN, hingga masyarakat umum. Partisipasi masif ini membuat jumlah bantuan yang terkumpul melampaui ekspektasi panitia, sebuah fakta yang secara tidak langsung menyentil minimnya kehadiran negara di tengah krisis kemanusiaan.

Bantuan yang berhasil dihimpun meliputi beras, mi instan, air mineral, roti kering, pakaian dewasa dan anak, popok bayi, uang tunai, serta berbagai kebutuhan pokok lainnya. Seluruh bantuan tersebut diserahkan kepada kader HMI untuk segera disalurkan ke wilayah terdampak.

Sriwati menjelaskan, aksi kemanusiaan ini berlangsung selama empat hari dan seluruh bantuan secara resmi diserahkan pada Selasa (16/12/2025) di Sekretariat HMI.

Sementara itu, Muhammad Chairul, Ketua HMI Komisariat STAI UISU Pematang Siantar, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada masyarakat Jawa Maraja Bah Jambi atas kepedulian yang ditunjukkan.

“Kami sangat bersyukur atas kepercayaan dan kepedulian masyarakat. Bantuan ini akan segera kami distribusikan ke daerah terdampak, khususnya Aceh dan Sumatera Utara, termasuk Tapanuli Tengah,” ujar Chairul.

Ia juga menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan aksi kemanusiaan kedua yang dilakukan HMI Komisariat STAI UISU, setelah sebelumnya menyalurkan bantuan pakaian layak pakai ke Aceh.

Di tengah situasi darurat dan lambannya pemulihan di sejumlah daerah, aksi ini menjadi pengingat keras: ketika negara absen atau terlambat, masyarakat memilih hadir dan bergerak. Solidaritas Jawa Maraja Bah Jambi dan HMI bukan hanya aksi kemanusiaan, tetapi juga kritik sosial yang nyata.

(Hd | metroinvestigasi.id)

Komentar