Rokan Hilir | metroinvestigasi.id- Suasana duka masih menyelimuti keluarga Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Perkumpulan Kebersamaan Wartawan Cinta Indonesia (DPP PKWACI), Zulfan Effendi. Ibunda tercintanya, almarhumah Masiam Imeh binti Solih, meninggal dunia pada usia 78 tahun dan telah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kecamatan Rantau Kopar, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Rabu (30/9/2026).
Di tengah suasana berkabung, Zulfan Effendi tetap berkomitmen melaksanakan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-3 DPP PKWACI.
Namun, demi menghormati suasana duka keluarga, konsep perayaan yang sebelumnya dirancang meriah kini disederhanakan menjadi kegiatan syukuran dan aksi sosial.
Zulfan mengatakan, sebelumnya pihaknya telah mempersiapkan acara dengan mengundang Bupati dan Wakil Bupati Rohil, Ketua DPRD Rohil, unsur Forkopimda, serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rohil.
“Sebenarnya acara ini telah kami rancang meriah dengan mengundang Bupati, Wakil Bupati, Ketua DPRD, unsur Forkopimda, serta para pejabat di Rohil,” ujar Zulfan Effendi melalui siaran pers, Senin (5/10/2026).
Namun, rencana tersebut kemudian disesuaikan dengan kondisi keluarga yang masih dalam suasana berduka.
“Ibunda tercinta wafat pada Rabu kemarin, artinya malam ini baru malam keenam beliau berpulang,” ungkap Zulfan dengan penuh haru.
Selain konsep acara, jadwal pelaksanaan HUT ke-3 DPP PKWACI juga mengalami perubahan. Semula kegiatan direncanakan pada 11 Oktober 2026, namun diundur menjadi Sabtu (17/10/2026) siang di salah satu kafe di Bagansiapiapi.
Penjadwalan ulang tersebut dilakukan agar kegiatan organisasi tidak berbenturan dengan agenda doa bersama dan tahlilan untuk almarhumah.
“Jika kami laksanakan pada Rabu (14/10/2026) tentu tidak memungkinkan, karena bertepatan dengan malam ke-14 doa bersama untuk kepergian ibunda,” jelasnya.
Meski digelar secara sederhana, Zulfan memastikan peringatan HUT ke-3 DPP PKWACI tetap diisi dengan sejumlah kegiatan yang memiliki nilai kebersamaan dan sosial.
Rangkaian kegiatan tersebut antara lain pemotongan tumpeng, pemberian santunan kepada puluhan anak yatim, pembagian seragam baru persatuan DPP PKWACI, serta pembagian stiker organisasi.
Menurut Zulfan, kesederhanaan dalam perayaan tahun ini bukan mengurangi makna perjalanan organisasi, melainkan menjadi bentuk penghormatan terhadap suasana duka keluarga sekaligus momentum untuk mempererat kebersamaan dan berbagi dengan sesama.
“Semoga perayaan sederhana ini nanti berjalan lancar sesuai harapan kita bersama dan membawa keberkahan,” tutup Zulfan.
(Rilis)








Komentar