Medan | metroinvestigasi.id – Dinas Pendidikan baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota agar mensosialisasikan kepada orang tua murid tentang Dana Bos Reguler dan Dana Bos Daerah.
Pernyataan itu disampaikan Aktivis Gerakan Sumut Johan Merdeka kepada wartawan dikediamannya jalan Kejaksaan no. 6 Medan, Sabtu 12 Agustus 2023.
Menurut Johan Merdeka, penegasan itu sebagaimana yang diamanatkan Permendikbud nomor 8 tahun 2020 tentang dana BOS reguler yang telah ditentukan dalam petunjuk teknis penggunaannya.
Johan Merdeka aktivis pergerakan di Sumut ini yang juga merupakan Calon Anggota DPRD Provinsi Sumut Daerah Pemilihan kabupaten Deli Serdang yang merupakan Sumut 3 dengan nomor urut 2, dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) maju untuk bertarung memperjuangkan aspirasi rakyat.
Untuk itu, kata bung Johan (photo) yang
dipanggil rekan-rekan seperjuangan dalam aksi gerakan perubahan untuk rakyat itu, selalu melihat tentang tata peraturan yang dikeluarkan pemerintah pusat termasuk peraturan menteri pendidikan tentang penggunaan dana BOS reguler, katanya.
Hal itu juga dalam menyikapi pernyataan Gubsu saat melantikan ratusan kepala sekolah tingkat SLTA baru-baru ini, bahwa kepsek jangan memikirkan dana bos saja, melainkan yang paling penting memikirkan bagaimana siswa itu bisa maju.
Menyimak pernyataan itu, sepanjang yang diketahui tentang bantuan murid (siswa) yang tertuang dalam Permendikbud nomor 8 tahun 2020 itu harus secepatnya disosialisasikan agar masyarakat mengetahui tentang arti pentingnya pendidikan yang didukung penuh oleh pemerintah baik ditingkat pusat maupun sampai tingkat daerah.
Namun jika Dinas Pendidikan tidak mensosialisasikan kami akan melaksanakannya bersama elemen yang ada, sebutnya.
Johan Merdeka yang juga merupakan putra tokoh nasionalis mantan Anggota DPRD Sumut 2 periode H Syamsul Hilal yang juga merupakan aktivis pergerakan sejak era tahun 1960 an itu, meraih anggota legislatif di tahun 2004 – 2014.
Diwariskan ayahandanya dalam panggung pergerakan sebagai aktivis gerakan rakyat ini tetap optimis untuk meraih parlemen ke depan.
Kehadiran Johan Merdeka, dikancah politik untuk parlemen di Sumut ini pada pesta demokrasi tahun 2024 bukan sekadar coba-coba, namun lebih jauh untuk kepentingan masyarakat banyak khususnya di kabupaten Deliserdang.
Johan Merdeka yang lahir dari pergerakan kelompok masyarakat petani dan pekerja buruh harian ini, akan terus berjuang dipanggung politik untuk rakyat Sumatera Utara umumnya dan masyarakat Deliserdang khususnya.
“Saya siap untuk mengemban amanah rakyat, jika Tuhan Yang Maha Esa mengijinkan untuk meraih kursi legislative terang Johan dikediaman orangtuanya, gedung marhaenis jl. Kejaksaan no. 6 Medan Petisah.
Menurutnya, bukan hanya sekadar Anggota legislative, namun lebih tepatnya yang akan bertindak sebagai pasilitator untuk rakyat dan menyampaikan aspirasi rakyat yang elegan. Karena selama ini kita hanya bergerak untuk membawa aspirasi rakyat melalui gerakan-gerakan moral terkait persoalan tanah saat ini dari permainan mafia tanah.
Untuk itu, lanjutnya harus memutus mata rantai ini bahwa tanah untuk rakyat, sebagaimana yang diamanatkan dalam undang-undang agraria, terangnya.
Oleh karena itu, kita akan bergandengan tangan dan bersinergi bersama rakyat untuk perjuangan ini dengan merebut legislative agar dapat menyuarakan kepentingan rakyat banyak lanjutnya lagi. Dan kita berharap rakyat mendoakan agar bisa diraih dengan baik serta berdoa agar apa yang kita harapkan dapat kita laksanakan dengan penuh tanggungjawab, tegas putra kelima dari H Syamsul Hilal dan Hj Sujiah ini.(rafli)
















Komentar