Simalungun | metroinvestigasi.id – Ini Dia Kreasi Teh Kulit Rambutan Mahasiswa KKN UNIMED. Buah rambutan adalah buah yang paling mudah ditemukan. Untuk itu Mahasiswa UNIMED yang melakukan KKN di Desa Bandar Rakyat
Kecamatan Bandar Kabupaten Simalungun tidak menyia – nyiakan peluang untuk melakukan kreasi olahan Teh yang berbahan dasar Kulit Rambutan.
Untuk Cara pembuatan sendiri cukup mudah yaitu dengan cara Kulit Rambutan di jemur sampai kering lalu dihaluskan sampai menjadi Bubuk Teh.
Bukan tanpa alasan peserta KKN UNIMED memproduksi Teh Kulit Rambutan. Salah satu alasannya adalah Teh Kulit Rambutan menjadi wujud keanekaragaman olahan minuman di Sumatera Utara. Teh Kulit Rambutan dapat digunakan sebagai obat disentri dan demam. Menurut ilmuan Shrestha dan Handral (2017) ekstrak etanol kulit buah rambutan berfungsi sebagai bahan yang dapat meningkatkan imunitas tubuh.
Ilmuan lainnya yaitu Muhtadi et al. (2016) mengatakan ekstrak kulit buah rambutan dapat digunakan sebagai bahan antidiabetes dan antihiperkolesterol, sehingga baik dikonsumsi oleh kalangan muda hingga lanjut usia. Produk ini dapat disimpan dalam kurun waktu yang relatif panjang. Bentuk dan tampilan produk juga dibuat menarik serta dikemas dalam wadah yang sederhana dan mudah dibawa.
Teh kulit rambutan memiliki varian rasa yang beragam. Varian rasa Teh kulit rambutan ini mulai dari rasa original, rasa jasmine, rasa melati, rasa stevia. Setiap rasa memiliki keunikan masing-masing. Meskipun dipadukan dengan berbagai varian rasa tetapi tidak menghilangkan cita rasa asli dari kulit buah rambutan tersebut.
Dan untuk produksi sendiri dilakukan di Posko Mahasiswa KKN yang ada di Desa Bandar Rakyat. Dengan Dosen Pembimbing yaitu Roza Thoiri S,E M.Si. Diketuai oleh Evan S.Naibaho dan 8 peserta KKN lainnya yaitu Relfiana Efendy, Dewi Junika Damanik, Mukhlis, Yogaswara Verano Prasetya, Aswin Fahrezi Lubis, Zhesica Rofsafrina Gultom, Kristina Sekar Ayu Siringo – ringo dan Risa Anggraini
Produk Teh Kulit Rambutan dipasarkan dan diperkenalkan ke rumah – rumah warga dengan bantuan ibu – ibu PKK. Ini merupakan peluang usaha yang dapat membantu membangkitkan perekonomian masyarakat dan menjadi usaha khusunya ibu – ibu rumah tangga dimasa pandemi Covid-19 ini.( rindi )










Komentar