GMPB Kabupaten Labusal Kembali Melakukan Aksi di Gedung DPRD

 

Labusel | metroinvestigasi.id – GMPB ( Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Bersatu ) kembali melakukan aksi setelah beberapa bulan yang lalu melakukan aksi di Gedung DPRD Kabupaten Labuhanbatu Selatan,Rabu ( 22/06/2022 ).

Dalam aksi yang dilakukan secara Damai tersebut, Mahasiswa meminta kepada Bupati Labuhanbatu Selatan H. Edimin agar transfaran dan memenuhi janji politiknya beberapa bulan yang lalu, yang mana akan melaukan pemerintahan yang dipimpinnya secara transfaran, namun dalam pelaksanaannya Bupati mengingkari janjinya, kata perwakilan aksi tersebut.

Aksi yang dikawal pihak polisi dai polsekta kota pinang dan pengawalan ketat dari Satpol PP kabupaten labuhanbatu selatan ini akhirnya memanas unggah saling dorong yang mana seluruh peserta aksi memaksa masuk ke dalam wilayah perkantoran Bupati.. nama n para aksi dapat tertahan di sekitaran jalan masuk perkantoran Bupati.
Dalam tuntutan aksinya antara lain:

1. Pemberhentian beberapa tenaga Honorer yang telah bekerja puluhan tahun yang diberhentikan agar dikembalikan karena mereka sudah memiliki cukup pengalaman dan memberhentikan tenaga honorer yang baru yang tidak punya pengalaman.

2. Mutasi ASN di lingkungan Pemerintahan Kab.Labusel dimana telah mengesampingkan peraturan BKN Mo 5 Tahun 2019 tentang tata cara pelaksanaan Mutasi pasal 2 poin 4.5 dan 6 juga PP No 11 Tahun 2017 tentang manajemen Pegawai Negeri Sipil serta UU RI No 25 Tahun 2014 Tentang ASN dan juga UU RI No 9 Tahun 2015 Tentang Pemerintah Daerah.Dimana dalam hal ini terjadi ketidak sewenang-wenangan serta dianggap mempermalukan ASN secara tidak manusiawi dengan melantiknya lalu diberhentikan kembali dalam kurun waktu 1 bulan, sehingga diindikasikan terjadi jual beli jabatan.

3. Terjadinya jual beli proyek demi kepentingan yamg akhirnya menghambat percepatan pembangunan.
Maka dalam hal ini jika DPRD Kabupaten Labuhanbatu Selatan tidak segera mengambil langkah Kongkrit tentang permasalahan yang terjadi di Pemkab Labuhanbatu Selatan,maka kami anggap DPRD Kabupaten Labuhanbatu Selatan mandul.Kata salah seorang peserta aksi   ( Korlap). (semiati)

Komentar