Dua Desa Mimpikan Pembangunan Jembatan Menuju Makam Pahlawan Emboya di Desa Sungai Rukam Kec Enok Inhil

 

Indragiri Hilir | metroinvestigasi.id – Dua desa dikecamatan Enok kabupaten Indragiri hilir sangat memimpikan jembatan dibangun pemerintah baik itu pemerintah kabupaten ataupun pemerintah propinsi,yang mana ada pun dua desa tersebut yaitu,desa sungairukam dan desa jaya Bhakti,serta ditambah lagi desa sungai intan,desa sungai Ambat.

Ini merupakan salah satu penunjang perekonomian masyarakat dan juga untuk akses yang dilewati anak sekolah di desa tersebut,untuk itu masyarakat sangat mengharapkan perhatian pemerintah untuk pembangunan jembatan di didesa tersebut,karna disitu juga ada makam salah seorang pahlawan yaitu makam pahlawan Emboya, sementara kalau menuju makam pahlawan Emboya tersebut harus kita melewati atau menyeberang dari desa sungairukam menuju makam pahlawan Emboya tersebut untuk ke desa jaya Bhakti,desa sungai intan dan desa sungai Ambat.

Masrukin,selaku kepala desa jaya Bhakti mengatakan kepada metroinvestigasi.id, bahwa kita sangat mengharapkan perhatian pemerintah kabupaten untuk dapat membangun jembatan yang menghubungkan dua desa yaknik desa sungairukam dan Desa Jaya Bhakti, disamping desa sungai intan dan sungai Ambat,karna disini juga ada makam salah seorang makam kabupaten Indragiri hilir yaitu pahlawan Emboya yang makam tersebut ada di desa kita ini.ungkap masrukin serius.

Selanjutnya masih menurut masrukin selaku Kepala Desa Jaya Bhakti, disamping itu pula juga akses yang setiap harinya dilalui anak sekolah saat ini selalu menyeberang pakai sampan,yang kita khawatirkan jika musim banjir dan hujan bagaimana anak sekolah menyeberang,belum lagi dengan buaya yang kerap dilihat warga,untuk itulah kami sangat berharap kepada pemkab Inhil dapat memberikan perhatian yang amat serius sebelum ada korban,maka dari itu harapan kita kepada pemerintah kabupaten agar dapat memberikan perhatian untuk pembangunan jembatan kedepan, pungkas masrukin,penuh harap.

Di tempat terpisah menurut ponirin salah satu warga juga mengatakan hal yang sama,bahwa kami sangat mengharapkan perhatian pemerintah untuk dapat membangun jembatan di desa kami ini,karna jika sudah terbangunnya jembatan yang menghubungkan desa kami kedesa sebelah sudah barang tentu,kami mudah membawa hasil kebun atau hasil pertanian kami mudah untuk dibawa keluar,untuk dibawa kepasar untuk dipasarkan sementara saat ini kami selalu menggunakan sampan untuk menyeberang ungkap ponirin serius.

Disamping itu juga beberapa orang tua murid sdn di desa jaya bakti Kecamatan Enok mengatakan hal yang sangat berapi api semangatnya ketika media mau turun dan melihat kondisi desanya tersebut,namun keluhan warga tersebut cuman dapat kita sampaikan melalui publikasi berita, tapi bagai manapun anak-anak juga tetap kesekolah meski juga kita orang tua selalu was-was, yah mau gemana lagi, terpaksa harus menyeberangi sungai demi kelanjutan untuk belajar di sekolah.

Sungai Desa jaya Bakti adalah satu-satunya akses menuju sekolah yang berlokasi di Desa Sungai Rukam Kecamatan Enok Kabupaten Inhil yang bertepatan di seberang Desa Jaya Bakti Kecamatan Enok Kabupaten Inhil.

Tak hanya jarak dan akses menuju sekolah yang menjadi hambatan, habibat buaya di wilayah sungai Desa Jaya Bakti juga menjadi ancaman seringnya kemunculan buaya disungai Jaya Bakti.

Bagi murid-murid yang membutuhkan pendidikan sekolah mereka terpaksa tiap hari harus berangkat menyeberangi sungai tersebut meskipun buaya menjadi ancaman bagi mereka dan masarakat Desa Jaya Bakti Kecamatan Enok Kabupaten inhil.

Ditambahkan lagi dari salah seorang dari orang tua murid Sdn mengatakan bahwa mereka sangat menghawatirkan keselamatan anak-anak mereka saat pergi dan pulang sekolah. dikarnakan seringnya kemunculan habitat buaya disungai.Ucapnya.

“Dengan ini kami selaku orang tua murid mengharapkan agar pemda inhil dapat memberikan perhatian kepada Desa Jaya Bakti untuk membangun Jembatan dari Desa Jaya Bakti Kecamatan Enok,ke Desa Sungai Rukam Kecamatan Enok Kabupaten Inhil sebagai sarana penyebrangan bagi kami.” Ujar salah satu warga lagi.(Marbun)

Komentar