Rokan Hilir | metroinvestigasi.id – Plt Kadisnaker Rohil Hermanto . S.Sos menjelaskan dalam rangka mendukung kegiatan Bupati Rokan Hilir (Rohil), melalui Dinas Tenaga Kerja kabupaten Rokan Hilir di 2020 mendatang pihaknya akan segera mengadakan orientasi ke Pertamina. Hal ini dalam rangka orientasi ketenagakerjaan yang tentunya didasari dengan pemikiran bahwa di 2021 mendatang pengelolaan migas dan pertambangan di Kabupaten Rokan Hilir yang sebelumnya berada pada Chevron akan dialih fungsikan pengelolaannya kepada Pertamina.
“Tentunya agar porsi enam puluh empat puluh itu dapat kita raih. Oleh sebab itu kita perlu mengadakan orientasi ke Pertamina untuk mengetahui tenaga kerja apa saja yang akan mereka butuhkan dan apa saja yang akan mereka kerjakan,” ungkap Okt.Kadisnaker Rohil ini.
Setelah mengetahui tenaga kerja apa yang mereka (PT PHE Siak,red) butuhkan maka setelah itu Pemkab Rohil akan melaksanakan pelatihan pelatihan sesuai dengan bidang kerja yang dikehendaki.
Selama ini, jelasnya Plt Kadisnaker Hermanto yang akrab dipanggil ” Ulung Bagan ” atau selalu disingkat UBAN , kita hanya bisa menuntut enam puluh empat puluh tapi belum memahami tenaga kerja bidang apa yang sebenarnya dibutuhkan oleh Pertamina maupun oleh Chevron sehingga tenaga tenaga kerja anak daerah tidak bisa terakomodir.
“Kedepan agar porsi enam puluh persen yang bersumber dari tenaga kerja lokal itu dapat kita raih. Kita perlu mengadakan penjajakan di sana agar secara pasti tenaga kerja apa yang mereka butuhkan dan kita harus mempersiapkan itu,”jelas Hermanto S.Sos yang juga Kabag Humas dan protokol sekdakab Rohil ini.
Dia menegaskan kalau membutuhkan tenaga kerja di bidang keamanan security misalnya seratus orang maka minimal bisa melatih masyarakat sebanyak enam puluh orang.
“Sebab porsi yang dijamin oleh peraturan daerah itu enam puluh persen, namun kalau ternyata bisa lebih tentu ini akan menambah baik ” ungkap kadis yang terkenal murah senyum ini.
( $y.B )
















Komentar