SERGAI | METRO INVESTIGASI – Bupati Serdang Bedagai (Sergai), Ir H Soekirman bersama Sinode Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) meresmikan Gereja GPdI Simon Petrus Merah Putih bertempat di GPdI Simon Petrus Merah Putih Sukadamai Kecamatan Sei Bamban, Sabtu (29/8).
Hadir juga Ketua Sinode GPdI se-Indonesia Pdt.DR.SM Tampubolon, M.Th, Ketua Panitia Hotnier Sipahutar, SH, M.Si, PAU, Plt. Gembala Sidang St.N.Br.Sitorus, Camat Sei Bamban Juniar Marolop Gultom SH, Kepala Desa Sukadamai, Perwakilan Gereja Tetangga Pdt. Hendra Roy Nadeak, S.Th, serta para jemaat GPdI Simon Petrus Merah Putih Sukadamai.
Diawali Ketua Panitia, Hotnier Sipahutar SH, M.Si, PAU dalam sambutannya mengatakan inilah bentuk kebersamaan kita pada hari ini berkumpul disini dalam rangka peresmian atau pentahbisan Gereja Simon Petrus Merah Putih Sukadamai. Ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu pembangunan dan renovasi gereja yang kita banggakan ini terutama Bupati Sergai Ir H Soekirman beserta para jemaat yang berkontribusi baik morip dan materil serta lainnya.
Serta kita berdoa bersama agar gereja ini dapat segera dipergunakan untuk peribadatan jemaat Gereja, paparnya.
Dijelaskannya, GPdI Merah Putih ini sendiri berdiri sejak tahun 1957, saat itu belum memiliki gereja. Kemudian tahun 1969 tanah ini dibeli secara bergotong-royong oleh jemaat untuk membangun gereja yang dimulai tahun 1970. Hingga hari ini atas kontribusi dan bantuan dari semua pihak maka gereja ini telah berdiri, direnovasi dan dapat segera dipergunakan untuk peribadatan untuk jemaat yang lebih banyak lagi.
Pada kesempatan hari ini kami memberikan kehormatan kepada Bupati Sergai Ir H Soekirman beserta Sinode GPdI se-Indonesia Pdt. DR.SM. Tampubolon, S.Th untuk meresmikan dan mentahbiskan GPdI Merah Putih Sukadamai secara bersama-sama sebagai tanda diresmikan sebagai pusat peribadatan para jemaat GPdI, tutupnya.
Dalam sambutannya Sinode GPdI se-Indonesia, Pdt.DR.SM Tampubolon, M.Th menyampaikan apresiasi kepada Bupati Sergai Ir H Soekirman yang telah hadir pada peresmian dan pentahbisan GPdI Merah Putih Sukadamai pada hari yang berbahagia ini dan akan dipakai sebagai tempat menyembah dan memuliakan nama Tuhan.
Bagi jemaat GPdI, Soekirman ini bukanlah orang lain, namun sudah dianggap sebagai bagian dari jemaat GPdI karena perhatian dan pelayanan yang baik telah diberikan kepada masyarakat, terkhusus bagi jemaat GPdI.
Untuk itu pada hari yang menjadi berkat Tuhan ini diharapkan perhatian yang selalu besar dan dukungan secara berkesinambungan dari Pemerintah Daerah kepada umat Kristiani serta umat beragama lainnya agar kita senantiasa rukun dan damai dan menjaga toleransi dengan kuat, untuk mendukung pembangunan yang berkelanjutan, bilangnya.
Sementara Bupati Sergai Ir H Soekirman dalam sambutannya mengatakan hari ini saya merasa bergembira dan bersyukur dapat ikut serta dalam peresmian atau pentahbisan Gereja GPdI Merah Putih Sukadamai pada hari ini.
Saya memuji arsitektur gereja ini yang tinggi, bagus, dan modern yang menunjukkan bahwa GPdI di Sergai khususnya di Sukadamai ini sangat modern dan membanggakan kita semua,ungkapnya.
Dikatakan Soekirman, hari ini masih dalam suasana kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-75, gereja ini namanya merah putih. Seperti tahu bahwa disela-sela bangsa ini sedang di uji persatuan dan kesatuannya, diuji bhineka tunggal ika kita, merah putih itu menjadi tertulis didalam nama gereja ini. Kemudian yang tidak kalah pentingnya adalah gereja ini berada di desa Sukadamai, adalah dengan damai itu kita dapat menjadi orang yang dihargai dan menghargai orang lain.
Rasa syukur itu yang membuat saya hadir untuk menunjukkan bahwa Soekirman itu sebagai Bupati ataupun sebagai warga masyarakat Sergai, saya adalah aleale (sahabat atau keluarga) Bapak dan Ibu sekalian di keluarga besar GPdI guna bersama membangun bangsa ini, tambahnya.
Bupati menambahkan, walaupun gereja ini kelihatan yang mungil dari luar, namun akan menjadi kebanggaan warga GPdI pentakosta dan kepada kita semua dan mudah-mudahan menjadi tempat orang-orang yang terpilih dan orang-orang yang bersih hatinya dan nantinya kita semua akan masuk ke dalam kerajaan sorga.
Saya berterima kasih yang pertama kepada panitia pembangunan dan renovasi gereja ini karena telah memiliki ide mendirikan gereja di tanah yang sangat baik ini. Selanjutnya saya berterima kasih kepada yang memberikan ide, kemudian disampaikan kepada para jemaat menjadi sebuah rencana yang ditindaklanjuti dengan mengerjakan menjadi sebuah aksi untuk mewujudkan gereja ini menjadi sebuah kenyataan. Saya berterima kasih kepada semua tangan, kaki, dan keringat telah bekerja sehingga terwujudnya gereja yang kita banggakan ini karena aksinya yang sangat luar biasa, paparnya.
Bupati juga mengucapkan terima kasih kepada yang telah mengawasi sehingga pekerjaan ini membawa hasil yang baik, karena sesungguhnya bukan manusia yang mengawasi, karena ada Tuhan yang selalu mengawasi kita dimanapun berada. Dan yang terakhir saya berterima kasih kepada orang-orang baik dan jujur yang memanfaatkan gereja ini untuk kegiatan peribadatan dan menyembah Tuhan.
Mari berlomba-lomba untuk mengisi gereja ini sehingga pesan-pesan Tuhan akan sampai kepada jemaat GPdI Simon Petrus Merah Putih agar kemudian dapat disampaikan kepada seluruh umat manusia untuk menuju kebaikan. Saya yakin gereja ini akan terus menyebarkan kebaikan untuk seluruh umat manusia, pungkas Soekirman.(maren)














Komentar