Rokan Hilir|metroinvestigasi.id –Bupati Rokan Hilir H.Suyatno begitu mendapat informasi adanya pembakar lahan yang ditangkap oleh Polsek Bangko, Bupati Rohil dengan mengendarai sepeda motor lansung mengajak Kapolsek Bangko menuju Mapolsek Bangko untuk menemui pembakar lahan yang sudah diamankan oleh Polsek Bangko.
Sesampainya di Mapolsek, Bupati minta pembakar lahan dikeluarkan dari sel , dengan wajah lesu ES keluar dari sel Bupati Rohil lansung mengajukan beberapa pertanyaan dan saat ES mengatakan dia hanya pekerja, Bupati Rohil lansung marah besar dan meminta kepada jajaran Kepolisian untuk memburu dan menangkap pemilik lahan yang merupakan pemberi perintah kepada ES untuk membakar lahan serta meminta kepada jajaran aparat hukum untuk memberikan hukuman kepada pembakar lahan ini.
Dalam wawancara sebelumnya Bupati Rohil mengintruksikan kepada perangkat Kecamatan dan Kepenghuluan untuk berhati hati dan menyeleksi dengan ketat ketika ada orang ingin menanda tangan surat tanah, diteliti dengan akurat baru diambil keputusan.
Bupati Rohil juga mengatakan akan meminta kepada pengadilan untuk menyita lahan lahan milik pembakar lahan, karena akibat kebakaran lahan ini kabus asap sudah menyelimuti Propinsi Riau dan telah mengakibatkan ribuan masyarakat Riau terserang ISPA ,” Ini bukan kejadian biasa ini sudah bencana dan orang orang yang menimbulkan bencana ini harus mendapat hukuman.” Ujar Bupati Rohil sambil berusaha meredam kemarahannya.
Masih menurut Bupati kebakaran lahan ini sudah mendapat perhatian yang serius dari Pemerintah Pusat dan daerah, hal ini terlihat dengan turunnya Presiden RI ke Riau dan lansung mengadakan pertemuan dengan Gubernur dan Forkopimda Riau, Bupati, Kapolres dan Dandim se Riau semalam ( Selasa 18/09/2019 ) di Pekanbaru hanya untuk membahas masalah Karhutla di Riau ini.
Dalam pertemuan itu Presiden minta adanya tindakan keras terhadap pembakar lahan, agar kedepannya tidak ada lagi yang membakar lahan sembarangan.( Sy.B )










Komentar