“ADA APA DENGAN PARKIR”..?..Masalah Uang Parkir Menjadi Trending Topik di Inhil, Ini Penjelasan Kadishub

 

Indragiri Hilir | metroinvestigasi.id – Minggu ini trending topik di sosmed (fb) terkait keluhan masyarakat inhil mengenai pengelolaan perpakiran khususnya di kota Tembilahan yang mana terlihat berbagai macam komentar dari masyarakat, dari masalah karcis, biaya parkir, hingga masalah kendaraan yang di pungut uang parkir.

Dari postingan penguna sosial media atas nama badriah, sudah hampir mencapai ribuan like dan komentar.

“Bahkan salah satu netizen memberikan komentar terhadap postingan tersebut yang mengatakan”Saya aja pernah dimarah tukang parkir karena lambat kasih duitnya, mana kita pegang anak, dia mw cepat cepat untung saja anak saya tak jatuh,” ucapnya di sosmed.

Terkait hal tersebut awak media melakukan konfirmasi kepada Kadishub Pemkab Inhil, Indrawansyah Syarkowi, Sabtu (27/8/2022), mengatakan Ya kita sudah mengetahui adanya perbincangan masyarakat di sosmed tentang adanya keluhan terkait tata kelola perpakiran, kemarIn dishub sudah panggil pihak Primkopad mereka sedang mengkonsolidasikan diinternal mereka. Dan untuk lebih lengkap silahkan komfirmasi ke upt. Kir dan Perpakiran,” ucapnya singkat.

Secara terpisah, M. Shadrie, Ka UPT KIR dan Perpakiran Pemkab Inhil ketika dikonfirmasi media ini Sabtu (27/8/2022),lewat WA nya menjelaskan pengelolaan parkir kami dari dishub sudah menyerahkan pengelolaannya ke primkopad dengan surat perjanjian kerja sama dan dengan nilai kontraknya sebesar 550 juta rupiah.

Jadi untuk permasalahan dengan adanya pelanggaran seperti yang di atas, coba ditanyakan dulu ke pihak primkopad karena kalau ke pengelola parkirnya itu menjadi tanggung jawab primkopad,” ujar M. Shadrie.

Ketika ditanya apakah petugas parkir dilapangan dibekali karcis sebagai bukti tanda penerimaan uang parkir, M. Shadrie mengatakan petugas parkir tidak pakai karcis ketika bertransaksi dengan masyarakat pengguna parkir, semuanya primkopad yang mengurusnya.” Ucap Ka Upt KIR dan Perpakiran.

Sementara itu, Pihak Primkopad sampai berita ini ditayangkan belum dapat dimintai konfirmasinya terkait banyaknya keluhan dari masyarakat di medsos tentang petugas parkir yang kurang humanis memberikan layanan kepada pengguna parkir belum dapat dimintai tanggapanya. (Marbun)

Komentar