Indragiri Hilir | metroinvestigasi.id-Komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan oleh Polsek Batang Tuaka bersama unsur Forkopimcam, pemerintah desa, dan masyarakat melalui penanaman jagung di lahan seluas 2 hektare di Desa Sungai Luar, Kecamatan Batang Tuaka, Kabupaten Indragiri Hilir, Kamis (16/7/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut berlangsung di lahan Sungai Cakah yang dikelola oleh BUMDes Berkah Usaha.
Penanaman jagung pipil ini menjadi bagian dari Program Ketahanan Pangan sekaligus mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.
Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolsek Batang Tuaka IPDA Dahri Iskandar, S.H., bersama Danramil 012 Batang Tuaka Kapten Arh Sumaryono. Hadir pula Kepala Desa Sungai Luar Baharudin, S.Pd.I., Direktur BUMDes Berkah Usaha Muhamad Yopi Perdian, Bhabinkamtibmas, personel Koramil, pendamping P3MD, penyuluh pertanian lapangan (PPL), perangkat desa, serta masyarakat setempat.
Kebersamaan seluruh unsur dalam kegiatan tersebut mencerminkan kuatnya sinergi antara Polri, TNI, pemerintah desa, dan masyarakat dalam memperkuat sektor pertanian sebagai fondasi ketahanan pangan.
Direktur BUMDes Berkah Usaha, Muhamad Yopi Perdian, mengatakan lahan seluas 2 hektare tersebut diproyeksikan menjadi kawasan percontohan lumbung pangan desa. Hasil panennya diharapkan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus meningkatkan perekonomian warga melalui sektor pertanian.
Kapolsek Batang Tuaka IPDA Dahri Iskandar menjelaskan, program penanaman jagung memiliki sejumlah tujuan strategis, di antaranya memperkuat lumbung pangan desa, mendukung program swasembada pangan nasional, meningkatkan sinergi antarinstansi dalam mewujudkan ketahanan pangan, serta membantu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani.
“Polri tidak hanya hadir untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berkomitmen mendukung program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan. Kami berharap lahan yang ditanami ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan menjadi langkah awal menuju kemandirian pangan desa,” ujar Kapolsek.
Kegiatan berakhir sekitar pukul 10.30 WIB dalam suasana aman, tertib, dan penuh semangat gotong royong. Melalui kolaborasi lintas sektor ini, diharapkan upaya memperkuat ketahanan pangan dapat terus berkembang, dimulai dari desa sebagai garda terdepan dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.***(Bud)










Komentar