Diduga Sekitar 300 Orang Tenaga Honor/ THL Di Kab.Tapsel Korban Politik

 

Tapsel | metroinvestigasi.id-
‎DIduga sekitar 300 orang tenaga Honor dan THL di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel)  menjadi korban Politik antara anak dan ayah, di mana, baru baru ni ratusan tenaga honor di Kabupaten Tapanuli Selatan merasakan sulit akibat kebijakan pemerintah daerah yang dipimpin Gus Irawan Pasaribu merumahkan mereka, akibatnya sekitar 300 orang tenaga honorer dari Dinas kesehatan, dan Sekretariat kantor Bupati Tapanuli Selatan dirumahkan, miris dan tak terbayangkan situasi para honorer di kabupaten tapanuli selatan, diduga akibat adanya korban politik antara anak dan ayah.

‎Kami juga merasa kecewa atas putusan yang dikeluarkan mantan Bupati Tapanuli Selatan Dolly Pasaribu dengan surat edaran 800.1.10.6/836/2005 tertanggal 11 Pebruari 2025, tentang pendataan pegawai Non-ASN yang ada di lingkungan Kabupaten Tapanuli Selatan.

‎Dan mereka juga menuntut di bawah kepemimpinan Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu dan Bapak Jafar Syahbuddin Ritonga sebagai wakil Bupati Tapanuli Selatan agar mencabut surat keputusan tersebut.

Sesuai dengan hasil konfirmasi salah satu tenaga honorer / THL menyampaikan, dengan inisial (S) merasa terzolimi dimana kami ini sudah pernah didata di kantor BKD Tapanuli Selatan, namun hasilnya tak kunjung memuaskan kami dan kawan kawan sudah di permainkan tanpa menghiraukan pengorbanan saya sudah 9 tahun bekerja ujarnya pada wartawan,Selasa (26/8/2025)

‎Saat situasi ketidak ada kepastian dan ketidak adilan di Kabupaten Tapanuli Selatan yang dirasakan oleh tenaga Harian Lepas, cukup Kami juga merasa kecewa atas putusan yang dikeluarkan mantan Bupati Tapanuli Selatan Dolly Pasaribu dengan surat edaran 800.1.10.6/836/2005 tertanggal 11 Pebruari 2025, tentang pendataan pegawai Non-ASN yang ada di lingkungan Kabupaten Tapanuli Selatan.

‎Harapan kami dibawah kepimpinan Bupati Gus irawan Pasaribu mencerminkan dan memberikan harapan kepastian, namun itupun apabila harapan itu tak kunjung ada kami bersama Tim akan menindak lanjuti sampai ke kemendagri yang ada di jakarta ucapnya pada media.                  (Ahmad Hakim.lbs)

Komentar