KAPOLDASU TEGASKAN DAMPAK DEMO BAGI PELAJAR

Medan | metroinvestigasi.id – Sejumlah pelajar dan mahasiswa yang terlibat dalam aksi unjuk rasa sebaiknya saat ini mulai pikir ulang. Apalagi bila demo berakhir ricuh, akan berdampak pada catatan kriminal seseorang.

Hal tersebut sebagai tindakan para pendemo agar berpikir ulang bila ingin menyampaikan aspirasi tidak sesuai dengan aturan yang berlaku. Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Adrianto menegaskan, bahwa aksi yang berujung ricuh bisa berdampak pada tindakan kriminal.

Penindakan tegas itu, Irjen Pol Agus menyebutkan, selain ancaman hukuman pidana juga berupa tidak berlakunya saat mengurus Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).

“Kalau pelajar yang ketangkap ikut demo anarkis akan kami catat, tidak bisa urus SKCK kalau dia nanti sudah tamat mengurus lamaran pekerjaan,” tegas Irjen Pol Agus Andrianto, Rabu (02/10/2019).

Irjen Pol. Agus menegaskan, bahwa catatan kriminal seseorang tersebut akan terus dibawa sebagai hal yang pernah dilakukan. Hal ini akan menjadi kesulitan saat melakukan pengurusan proses administrasi.

Oleh sebab itu, dirinya menghimbau agar para pelajar tidak mau ikut-ikutan dalam aksi demo tersebut. “Kepada seluruh pelajar lebih baik baik-baik belajar, tidak perlu ikut aksi demo. Karena kalianlah harapan bangsa ini di masa mendatang,” tegasnya.

Jenderal bintang dua ini pun menyampaikan terima kasih kepada warga Sumut karena hingga saat ini situasi Kamtibmas di Sumut masih cukup terkendali. “Saya ucapkan terima kasih kepada warga Sumut yang sudah membantu menjaga kamtibmas hingga situasi masih kondusif sampai saat ini,” pungkasnya.

Diketahui, dalam aksi demo terakhir di depan Gedung DPRD Sumut yang berujung ricuh, selain mahasiswa juga cukup banyak pelajar berpakaian sekolah yang diamankan pihak Kepolisian.( nisa )

Komentar