Simalungun | metroinvestigasi.id – Kepedulian sosial masyarakat kembali terlihat di Nagori Serapuh, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun. Warga mulai menggalang bantuan untuk meringankan beban Wahyudi, korban kebakaran rumah yang terjadi baru-baru ini di wilayah tersebut.
Kepala Desa Serapuh melalui perangkat nagori, Ifan, mengajak seluruh masyarakat untuk menunjukkan solidaritas dan semangat gotong royong membantu korban yang saat ini tengah menghadapi kesulitan pascakebakaran.
“Besar harapan kami kepada seluruh masyarakat Nagori Serapuh agar bersama-sama meringankan beban saudara kita, Bapak Wahyudi. Mari bergotong royong memberikan sumbangan seikhlasnya. Bantuan dapat disalurkan melalui kepala dusun (gamot) yang akan berkeliling ke rumah-rumah warga,” ujar Ifan menyampaikan pesan kepala desa, Selasa (10/3/2026).
Menurutnya, hingga saat ini bantuan yang terkumpul dari masyarakat masih berupa sembako dan kebutuhan dasar untuk membantu kebutuhan harian korban.
Sementara itu, pemerintah nagori juga telah mengambil langkah administratif dengan mengirimkan surat permohonan bantuan kepada Dinas Sosial Kabupaten Simalungun dan BPBD Kabupaten Simalungun agar korban dapat segera memperoleh dukungan, termasuk kemungkinan bantuan untuk pembangunan kembali rumah yang terbakar.
Diketahui, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Simalungun saat ini dijabat oleh Osnidar Marpaung. Masyarakat berharap pemerintah daerah dapat segera merespons permohonan tersebut sehingga proses pemulihan bagi korban dapat berjalan lebih cepat.
Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya kehadiran negara dalam melindungi warganya yang tertimpa musibah. Sesuai Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial, pemerintah memiliki kewajiban memberikan perlindungan dan bantuan sosial kepada masyarakat yang mengalami risiko sosial, termasuk korban bencana atau musibah.
Solidaritas warga yang mulai bergerak di tingkat nagori menjadi bukti bahwa nilai gotong royong masih kuat di tengah masyarakat. Namun demikian, perhatian dan langkah cepat dari pemerintah daerah tetap dinantikan agar korban tidak berlarut-larut menghadapi kesulitan seorang diri.
(HD)










Komentar