Warga Desa Tenan Gotong Royong Perbaiki Jalan Rusak, Kades Harap Perhatian Pemerintah Daerah

 

Kep.Meranti | metroinvestigasi.id-Semangat kebersamaan kembali terlihat di tengah masyarakat Desa Tenan, Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti. Di tengah kondisi musim hujan, pemerintah desa bersama masyarakat menggelar kegiatan gotong royong untuk memperbaiki jalan rusak yang selama ini menjadi keluhan warga.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Jalan Utama mulai dari RT 01 hingga RT 04 Dusun Jikrah serta RT 01 dan RT 02 Dusun Tenggayun. Warga tampak bahu-membahu membawa batu, meratakan jalan berlubang, hingga menggunakan gerobak sorong untuk mempermudah pekerjaan.

Kepala Desa Tenan, Samsi, mengatakan kegiatan itu lahir dari rasa keprihatinan masyarakat terhadap kondisi jalan yang semakin rusak dan menyulitkan aktivitas sehari-hari.

“Alhamdulillah, meski suasana musim hujan, masyarakat tetap semangat bergotong royong. Bahkan anak-anak kecil ikut membantu membawa gerobak sorong,” tutur Samsi saat dikonfirmasi media.

Menurutnya, kondisi jalan tersebut sudah puluhan tahun belum mendapatkan perbaikan maksimal. Jalan yang berada di kawasan gambut itu kini semakin sulit dilalui, terutama saat hujan turun.

“Usia jalan ini mungkin sudah lebih dari 20 tahun, sejak zaman Kabupaten Bengkalis. Kami sangat prihatin. Kalau ada warga sakit atau ibu-ibu yang hendak melahirkan, sering kesulitan melewati jalan ini. Belum lagi ketika listrik padam, mobil PLN juga sulit masuk karena kondisi jalan yang rusak parah,” ungkapnya.

Dalam kegiatan gotong royong itu, masyarakat datang dengan membawa berbagai peralatan sederhana, seperti pemukul batu dan alat manual lainnya untuk menimbun serta meratakan jalan berlubang. Meski dilakukan secara swadaya, warga berharap upaya kecil tersebut setidaknya dapat membantu memperlancar akses masyarakat untuk sementara waktu.

Samsi berharap pemerintah daerah, khususnya dinas terkait, dapat memberikan perhatian serius terhadap kondisi infrastruktur di Desa Tenan. Ia menilai akses jalan yang layak sangat penting untuk menunjang aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga pelayanan kesehatan masyarakat.

“Kami berharap Desa Tenan mendapat perhatian, terutama dalam hal perbaikan jalan. Karena jalan ini merupakan akses utama masyarakat untuk beraktivitas sehari-hari,” harapnya.

Semangat gotong royong yang ditunjukkan masyarakat Desa Tenan menjadi gambaran kuat bahwa kepedulian dan kebersamaan masih hidup di tengah keterbatasan. Di balik jalan berlubang dan lumpur yang menghambat perjalanan, tersimpan harapan besar masyarakat agar suatu hari nanti mereka dapat menikmati akses jalan yang layak dan aman.(mp)

Komentar