Medan | metroinvestigasi.id – Unit Redkrim Polsek Pancur Batu mengamankan empat pria yang diduga sebagai terduga pelaku aksi pengerusakan di lokasi PT Medan Distribusindo Raya yang berada di Jl Jamin Ginting, Desa Namo Rian, Kec. Pancurbatu, Kab. Deli Serdang.
Hal ini diungkapkan Kapolsek Pancurbatu melalui Kanit Reskrim Iptu Ikhwanudin Nasution SH dalam keterangan pers nya, Selasa (1/11/2022) siang di Mapolsek Pancurbatu.
Dalam keterangan tersebut disebutkan bahwa kejadian tersebut berawal saat pihak PT melalui pihak pemborong nya mengganti bagian jasa pengamanan jaga malam menjadi satuan pengamanan alias satpam. Dimana dari keterangan tersebut, selama ini ke empat terduga merupakan pihak penjaga malam di lokasi perusahaan tersebut.
Mendengar pihak perusahaan yang mengganti jasa jaga malam menjadi satpam, terduga pun diduga kurang senang dan akhirnya para terduga melakukan aksi pengerusakan dengan cara melumuri oli kotor ke dinding kantor gudang arsip milik PT tersebut. Yang mana atas kejadian dan dari laporan pengaduan pihak PT, PT mengalami kerugian senilai lebih kurang Rp.30 juta rupiah.
Dari keterangan pers tersebut itu juga disebutkan bahwa para terduga dijerat dengan pasal 170 ayat (1) jo 406 KUHP dari dasar LP/344/X/2022, tertanggal 25 Oktober 2022 atas nama pelapor, Christian Yonatan Wijaya (pihak PT. Medan Distribusindo Raya).
Yang mana kejadian tersebut diketahui, Selasa (25/10/2022) sekitar pukul 06.00 wib kemarin.
Ada pun para terduga terlapor masing-masing berinisial, HG (39), TS (25), BS (39) dan TS (29). Dimana ke empat nya warga Desa Namo Rian, Pancurbatu. “Ke empat terduga atas laporan pelapor merupakan warga Desa Namo Riam, dan dari laporan itu juga kita amankan barang bukti berupa, 2 jirgen sedang berisikan sisa oli kotor atau oli bekas, 3 botol air mineral besar berisikan sisa oli kotor serta 3 buah batu sebesar genggaman tangan orang dewasa.
Dan dari pengakuan pelapor dalam laporan nya, terduga pelaku juga diduga melakukan pelemparan dengan mengggunakan batu ke pos satpam di lokasi PT tersebut,” ungkap Ikhwanudin. ( anisa )










Komentar