Medan | metroinvestigasi.id- Fakultas Ilmu Sosial Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (FIS UINSU) menggelar kegiatan bertajuk “Tadabbur Manajemen Perkantoran” yang dilaksanakan di Room VIP Dekan Fakultas Ilmu Sosial, Senin 14 Juli 2025.
Kegiatan ini merupakan inisiatif langsung dari Dekan FIS – UIN Sumut, Bapak Prof. Dr. H. Mesiono, M.Pd, sebagai bentuk upaya memperkuat kesadaran spiritual dalam menjalankan tugas-tugas administrasi dan pelayanan akademik di lingkungan fakultas Ilmu Sosial.
Acara ini berlangsung dalam suasana yang hangat, khidmat, dan penuh dengan senyum peradaban, mencerminkan nilai-nilai Islam yang menjadi fondasi budaya kerja FIS. Hadir dalam kegiatan ini seluruh unsur pimpinan dan pelaksana akademik, yaitu Wakil Dekan I, II, dan III, Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU), Ketua dan Sekretaris Jurusan, Ketua Program Studi Sosiologi Agama (SA), Sejarah Peradaban Islam (SPI), Ilmu Politik (IP), Ilmu Komunikasi (IKOM) dan Kepala Laboratorium Fakultas.
Dalam sambutannya, Bapak Prof. Dr. H. Mesiono, M.Pd menyampaikan bahwa manajemen perkantoran tidak hanya sekadar menjalankan fungsi teknis, tetapi juga harus dilandasi dengan kesadaran ruhani, nilai ibadah, dan tanggung jawab moral.
“Tadabbur ini bukan sekadar merenung. Ia adalah kesadaran kolektif bahwa setiap lembar dokumen, setiap interaksi, dan setiap pelayanan yang kita lakukan adalah bagian dari ibadah. Kita sedang membangun peradaban, bukan hanya menjalankan rutinitas,” ungkap Bapak Prof. Mesiono.
Kegiatan ini juga menjadi wadah penguatan komunikasi dan konsolidasi antarunit kerja, tempat berbagai gagasan, evaluasi, dan solusi disampaikan secara terbuka dan konstruktif. Harapannya, seluruh tenaga kependidikan dan akademik di lingkungan FIS dapat menginternalisasi semangat kerja yang berbasis nilai-nilai Islam dan mengedepankan etika dan keikhlasan serta mampu menciptakan lingkungan kerja yang harmonis, produktif, dan bermartabat.
Dengan mengedepankan tadabbur sebagai bagian dari budaya kerja FIS UIN Sumatera Utara meneguhkan posisinya sebagai institusi yang tidak hanya berorientasi pada hasil administratif, tetapi juga pada penguatan nilai-nilai spiritual, moral, dan peradaban Islam dalam setiap lini pekerjaan. (red)














Komentar