
Batubara,Metro Investigasi | Kapolres Batubara AKBP Robin Simatupang, SH,M.Hum mengutarakan sesuai thema pagelaran,marilah kita sukseskan Program Pemerintah dengan meningkatkan peranserta masyarakat Batubara,diharapkan dapat diilhami dengan kebersamaan.Dengan memahami keberagaman dapat sebagai pendukung dan modal dasar dalam rangka meningkatkan pembangunan nasional yang sedang berkembang di wilayah Kabupaten Batubara.
Demikian disampaikan Kapolres Batubara pada Pagelaran seni budaya Etnis Batak yang melingkupi Batak Toba, Simalungun, Karo dan Mandailing,Yang diadakan di Singapore Land,Desa Perjuangan,Kecamatan Sei Balai,Kab.Batubara,Rabu (10/04/2019).
Kapolres Batubara, Yang terkenal familiar itu pada sambutannya menyampaikan ucapan khas kepada semua etnis Batak yang bermukim di Kabupaten Batubara.
Kapolres Batubara,menjelaskan bahwa semua etnis Batak dikenal falsafah sebagai struktur kedudukan yang intinya adalah Hula-hula ( keluarga pihak istri) sebagai pihak yang paling dihormati pada struktur adat Batak.Kemudian Dongan Tubu ( keluarga semarga),Boru adalah ( keluarga dari pihak suami perempuan).
Walaupun begitu,Diungkapkan Kapolres, Yang beristrikan Boru Pasaribu di struktur adat Batak tidak dikenal istilah kasta dalam sistim kekerabatan Batak. Sesuai konteksnya semua masyarakat Batak pasti pernah menjadi Hula-hula, juga sebagai Dongan Tubu dan juga sebagai Boru.
Karena seorang Batak pada suatu waktu menempatkan diri dalam posisi Hula-Hula. Dilain waktu menjadi Dongan Tubu dan dilain kesempatan menjadi Boru.”Semoga Batubara menjadi ikon keharmonisan antar etnis ditengah-tengah bangsa Indonesia”, harap Kapolres.
Bupati Batubara Ir Zahir MAP yang membuka secara resmi pagelaran mengatakan sebelum Pilkada lalu,Telah beredar isu yang menyebutkan bahwa Zahir anti Batak.Oleh karena itu marilah kita gagas pelaksanaan pagelaran etnis Batak.
“Harapan kita bersama kiranya kegiatan ini dapat berdampak positif bagi seluruh elemen masyarakat dan juga menambah kepedulian terhadap budaya yang ada di Batubara”, harap Bupati.
Melalui kegiatan pagelaran seni budaya etnis Batak, Bupati mengajak masyarakat agar melestarikan dan mengembangkan seni budaya khususnya budaya etnis Batak yang ada di Kabupaten Batubara sehingga semua program pemerintah bersama rakyat Batubara dapat disukseskan.
Sebelumnya Ketua Panitia Abdul Lutfi Panjaitan mengapresiasi inisiatif Kapolres Batubara dan didukung sepenuhnya oleh Bupati Batubara sehingga pagelaran seni budaya etnis Batak dapat terlaksana. “Semoga kegiatan ini dapat mempererat etnis Batak dan etnis lainnya di Batubara.
Ketua DPRD Batubara Selamat Arifin, SE. M. Si menyampaikan apresiasi atas perhatian penuh Kapolres Batubara yang ditengah kesibukannya selalu menyempatkan diri menggagas banyak kegiatan, Sehingga masyarakat Batubara dapat Bersatu dan kompak dibawah kepemimpinan Bupati Ir. Zahir”, ujar Selamat.
Adapun yang turut hadir pada pagelaran tersebut, Bupati Batubara Ir. H. Zahir, MAP, Ibu Ketua PKK Maya Zahir, Ketua DPRD Batubara Selamat Arifin, SE. M. Si, Kapolres Batubara AKBP Robin Simatupang, SH. M. Hum, Dandim 0208 Asahan Letkol Inf. Sri Marantika Bruh, S. Sos.
Pimpinan OPD Batubara, Para Camat, Kades/ Lurah se Kabupaten Batubara, mewakili Kajari Batubara, Ketua FKUB Batubara Adnan Haris, owner Singapore Land Pangaribuan.para Kasat dan Kabag serta Kapolsek sejajaran Polres Batubara dan sekitar 3000 warga Batak.(SR).
















Komentar