Ratusan Petani Kec.Batunadua Tuntut Walikota Padangsidimpuan Perbaiki Irigasi

 

P.sidimpuan | metroinvestigasi.id-
Ratusan Petani di tujuh ( 7 ) Desa di Kecamatan Batunadua, Kota Padangsidimpuan menuntut janji walikota Padangsidimpuan untuk memperbaiki jaringan Irigasi per sawahan di tujuh desa di kecamatan Batunadua kota Padangsidimpian.

Dalam aksi unjuk rasa tersebut masyarakat menuntut janji walikota Padangsidimpuan Letnan.Dalimunthe dalam memperbaiki jaringan Irigasi yang sudah rusak di terjang banjir dan Tanah longsor.

Masyarakat kota padangsidimpuan hari ini khususnya masyarakat Desa yang ada di kecamatan Padangsidimpuan Batunadua, dilanda kekeringan panjang yang membuat masyarakat tidak lagi menanam padi seperti tahun-tahun sebelumnya, lalu bagaimana ketahanan pangan di desa desa ini bisa bertahan jika sawah mereka dilanda kekeringan panjang.

Kerusakan parah irigasi dan tidak selesainya rehabilitasi irigasi ujung gurap yang menelan anggaran ± RP. 3,2 Milyar merupakan penyebab utama dari kekeringan panjang yang melanda saat ini, Pada dasarnya permasalahan baik sebelum dan sesudah rehabilitasi kekeringan areal persawahan ini tetap tidak terealisasi secukupnya.

Meskipun beberapa waktu lalu air telah mengalir ke areal persawahan, namun timbul masalah baru volume air yang biasanya mencukupi 7 (tujuh) desa tidak lagi mencukupi seperti biasanya, sehingga timbul kecemburuan antara para petani karena air dari irigasi tersebut tidak sampai ke sawah miliknya.

Untuk itu kami, meyatakan sikap
1. Bapak Dr. i. Letnan Dalimunthe, S.K.M., M.Kes. Sebagai Walikota Padangsidimpuan, kami sangat menyayangkan bahwasanya sampai dengan hari ini, diduga belum ada pengerjaan yang selesai dan ini menanamkan kepada kami bahwa kepercayan Kepada Walikota mulai terkikis. Bukankah Bapak yang mengatakan seminggu ini irigasti tersebut akan segera dialiri air ke pertanian bapak dan ibu. Tapi sampai hari ini 03 Juni 2025 kami berdiri lagi di sini, ucapan Bapak itu seperti mimpi yang hilang begitu saja.

Kami disini berdiri untuk meminta kepada Bapak Walikota agar segera bertindak yang jelas dan pastinya air yang kami butuhkan mengalir ke persawahan kami, bukan bertindak dengan kerja yang kami duga tidak jelas, ada yang proyek polongan (buis) beton yang diduga tidak terlihat lagi wujudnya, box kalpet yang mangkrak dengan anggaran + Rp.3,2 milyar dan sekarang ada juga yang sedang proses, jangan-jangan nggak jelas lagi, berdasarkan proyek yang lalu.

Kami masyarakat akan selalu menuntut hak kami masyarakat untuk mendapatkan hidup yang layak seperti semboyan Bapak APBD untuk Rakyat, Mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak diam jika hak sebagai masyrakat diacuhkan oleh pemerintah setempat.

Menanggapi aksi masyarakat tersebut KUPT Irigasi tingkat Provinsi Sumatra Utara Daskur.Hsb di dampingi, Imbalo.Srg sebagai Plt.Kadis PUR padangsidimpian, Rahmad Marzuki.Nst staf Ahli bidang pemerintahan, selasa ( 3/6 ), mengatakan terkait rusaknya Irigasi di kecamatan Batunadua kami telah melakukan rapat bersama 7 kepala Desa, Dinas PUR, Dinas Pertanian untuk mengambil solusi pada saat ini, di mana penyaluran Air di lakukan dengan menggunakan Drum, ini mengatasi supaya aliran air bisa masuk ke persawaan, dan pekerjaan ini di lakukan secara gotong royong mulai besok hari sebut ka UPTD di depan.                  (Ahmad hakim.lbs)

Komentar