PT Smart Padang Halaban Bantah Kekerasan, Ungkap Fakta Pengamanan Diserang

Labura | metroinvestigasi.id- PT Smart Padang Halaban akhirnya angkat bicara terkait video yang viral di media sosial dan memicu berbagai spekulasi publik, Jumat (10/04/2026).

Perusahaan tersebut dengan tegas membantah adanya tindakan kekerasan yang dilakukan oleh tim pengamanan mereka.

Dalam keterangannya Melalui Humas, pihak perusahaan menegaskan bahwa seluruh personel pengamanan telah dibekali aturan ketat dan standar operasional prosedur (SOP) yang jelas. Salah satunya adalah larangan keras membawa senjata tajam dalam menjalankan tugas di lapangan.

“Seluruh tim pengamanan hanya diperkenankan membawa tongkat T sebagai alat perlindungan diri, bukan untuk melakukan tindakan represif,” demikian penegasan pihak perusahaan.

Lebih lanjut, PT Smart Padang Halaban mengungkapkan bahwa insiden yang terjadi justru menyebabkan adanya korban dari pihak pengamanan.

Beberapa anggota dilaporkan mengalami pengeroyokan, bahkan ada yang mendapat ancaman menggunakan senjata tajam.

Menyikapi kejadian tersebut, pihak perusahaan memilih menempuh jalur hukum. Laporan resmi telah diajukan ke pihak kepolisian guna mengusut tuntas peristiwa yang terjadi serta memberikan kepastian hukum bagi semua pihak.

Perusahaan berharap masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi, serta menunggu hasil penyelidikan aparat penegak hukum agar fakta yang sebenarnya dapat terungkap secara objektif.(ril/red)

Komentar