Deliserdang | metroinvestigasi.id-Sungguh terkejut warga masyarakat setelah melihat amblesnya dinding kupingan yang berada tepat di atas bangunan Proyek Pemerintah Propinsi Sumut Dinas Bina Marga Dan Bina Kontruksi Unit Pelaksana Teknis Jalan dan Jembatan yang berada di Jalan Lintas Propinsi Bangun Purba Gunung Meriah tepatnya di Dusun III Depan SMA Negeri 1 Bangun Purba Kecamatan Bangun Purba Kabupaten Deli Serdang – Sumut.
Salah satu warga Desa Bangun Purba G Purba mengatakan kepada media ini, pembangunan proyek pemerintah tersebut Nama pekerjaan Turap pada Jalan Lintas Propinsi Sumatra Utara berada di Dusun III Desa Bangun Purba,Kecamatan Bangun Purba Kabupaten Deli Serdang-Propinsi Sumut.
Dengan No Kontrak : 620/UPT JJ.MDN. DBMBK /2419/2022.-Tgl Kontrak: 24 Oktober 2022.
-Masa Pelaksanaan : 68 Hari.-Penyedia Jasa : CV Batang Gadis.
-Nilai Kontrak: Rp. 1.379.632.897.00
-Sumber Dana : APBD Propinsi Sumut T.A.2022.
Masih kata beliau, pantauan warga, ternyata pembangunan proyek Turap banyak ditemukan pada atas kupingan retak dan saat ini dilakukan pemolesan dengan menggunakan semen bueno agar tidak dapat dilihat.
Pada sisi dinding Bangunan Turap di temukan retak retak.
-Penimbunan pada dasar atas Turap menggunakan material tanah timbun dari Desa Damak Maliho Kecamatan Bangun Purba Kabupaten Deli Serdang.
-Penanaman Riol (Bis) baru dilakukan pada malam hari 23/12/ 2022 sekira pukul 21.00 Wib tanpa ada koordinasi kepada Muspika Kecamatan sehingga menimbulkan kemacetan lebih kurang sepanjang 300 Meter.
Kemudian,setelah lubang dikorek, Riol langsung ditanam tanpa ada dilakukan penyemenan agar Riol kuat dan tidak terjadi pergeseran.
Riol yang lama tersebut diangkat keatas dengan menggunakan alat berat Beko dan diletakkan di pinggir aspal.
Setelah Riol dimasukkan, langsung saja tanah yang ada di sekitar lubang ditarik dan dimasukkan tanpa dilakukan pemadatan secara bagus dan baik.
Dan perlu juga di ketahui pada saat melakukan penggalian lubang, Jumat 23/12/2022 pukul 21.45 Wib, untuk penanaman Riol, pipa air bersih milik PAM terputus dan rusak, sehingga mengakibatkan warga dan masyarakat Desa Sialang tidak dapat menikmati air bersih selama 3 hari karena tidak dapat mengalir.
Untuk diketahui, bahwa pada saat Rapat Muspika Kecamatan Bangun Purba dengan beberapa Perusahan dari pihak Perkebunan, tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda, yang di usulkan adalah Jembatan mengingat jalan yang longsor saat ini adalah merupakan jalan utama dan jalan induk warga dan masyarakat dengan menggunakan Dana sebesar 4 Milyar.
Sebelum rapat Muspika dengan Pihak perusahaan, jauh jauh sebelumnya pun sudah pernah di rapatkan dan di usulkan, agar jalan longsor yang di depan SMA Negeri 1 Bangun Purba agar dibangun Jembatan, ini pernah di usulkan di Desa, Kecamatan dan Reses Anggota DPRD Deli Serdang dan DPRD Propinsi, Namun ternyata yang dibangun Pemerintah Propinsi Sumut di Dusun III Depan Sekolah SMA NEGERI 1 Bangun Purba adalah Turap, ini kan aneh.
Saat ini, Jumat 30 Desember 2022 pukul 08.00 WIB Kami menemukan kupingan atas tembok Bangunan yang di timbun tanah merah, rompal sepanjang 50 cm dan terjatuh ke bawah.
Ini semua dikarenakan tidak serius melakukan pengawasan pada saat melakukan pengerjaan Turap tersebut yang terkesan tidak profesional dan terkesan asal jadi.
Sejak tanggal 26 / 12 / 2022 sampai saat ini, pekerja pembangunan Turap tidak pernah terlihat lagi ada di tempat, sekarang siapa yang bertanggung jawab dengan rompal, retak dan rusaknya Bangunan Turap tersebut.
“Kami meminta kepada Pemerintahan Propinsi Sumut agar segera meninjau lokasi Bangunan Turap yang berada di Dusun III Desa Bangun Purba Kecamatan Bangun Purba Kabupaten Deli Serdang dan segera memanggil CV. Batang Gadis untuk di periksa dan dan bertanggung jawab guna perbaikan dan solusi yang terbaik”pinta warga.(Ar)










Komentar