Proyek Perbaikan Jaringan Irigasi Bah Bolon Libatkan Pekerja Anak di Bawah Umur Dan Gunakan Materil Tidak Layak Pakai

 

Simalungun | metroinvestigasi.id – Pembangunan jaringan irigasi di Raja Hombang Huta Bayu Raja Kabupaten Simalungun menuai kritik oleh masyarakat setempat.

Salah seorang warga berinisial NB menyoroti kinerja PT Lintong Bangun Makmur sebagai pelaksana perbaikan jaringan irigasi yang menggunakan material tidak layak pakai dan memperkerjakan anak di bawah umur yang masih berusia 16 tahun.

Menurut NB, pelaksanaan kegiatan ini sangat mengecewakan, selain mempekerjaan anak di bawah umur yang di temui NB di perkirakan masih berusia 16 tahun, dirinya juga melihat penggunaan material yang di anggap tidak layak pakai seperti penggunaan batu rapuh, pelaksanaan kerja di lokasi yang tergenag dan semen yang pakai di duga tidak sesuai ketentuan persyaratan pelaksanaan.

“Saya melihat adanya tindakan yang sangat memprihatinkan yang di lakukan pihak pelaksana kerja, di mana terdapat beberapa orang anak yang kami anggap tidak pantas dipekerjakan di proyek ini sebagai buruh, selain sudah melanggar hak azasi anak dan ini merupakan rtndakan exploitasi terhadap anak.” Katanya pada awak media di lokasi, Rabu siang ( 03/06/ 2020 ).

Keterangan sementara yang diambil dari salah seorang bermarga Saragih mengaku sebagai pengawas dari Dinas Sumber Daya Air, Cipta Karya dan Tata Ruang UPT PENGELOLAAN IRIGASI BAH BOLON yang beralamat di jl. Asahan Km. 3,5 Pematang Siantar megatakan, proyek sepanjang 3000 meter masih dalam penegerjaan tahap awal.

Kepada wartawan di katakan, ” saya dari Dinas pak, dalam hal ini saya bertindak sebagai pengawas.” Katanya dilokasi pada hari yang sama.

Tetkait mengenai material bangunam yang kurang layak dan pekerja yang diduga masih di bawah umur, dikatakan, ” bapak tanyakan aja langsung pada Pardede.” Katanya.

Namun disayangkan, Pardede yang disebut sebagai Kepala Pelaksana Pekerjaan perbaikan irigasi seolah enggan bertemu dan memberikan penjelasan tentang material dan pekerja di bawah umur yang di maksudkan, dan mengelak kalau dirinya masih banyak pekerjaan. Dan meninggalkan wartawan yang sedang meliput. (Hs.ss)

Komentar