P.sidimpuan | metroInvestigasi.id-Himpunan Mahasiswa Aliansi Masyarakat Peduli Hukum (HM AMPUH) mendesak Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Tapanuli Selatan (Kajari Tapsel) segera memeriksa Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan (Plt Kadisdik), Yanti Pakpahan, soalnya, sejak dipimpin plt kadis, sudah banyak ditemukan terjadinya indikasi Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN).
Penegasan itu disampaikan Ketua Umum HM AMPUH, Jul H Lubis didampingi, Sekretaris Umum, Imam A Harahap dan Bendahara Umum, Aziz Batubara saat menggelar aksi unjuk rasa di Kejari Tapsel, Rabu (11/2/2026).
Dijelaskan Jul H Lubis, kedatangan mereka ke Kejaksaan Negeri (Kejari) merupakan tindak lanjut dari aksi unjukrasa yang di kantor Dinas Pendidikan Tapsel. Dimana, saat menggelar aksi unjukrasa Plt Kadisdik tidak mau bertemu,padahal mereka hanya ingin mendengar dan mendapatkan jawaban langsung dari plt kadisdik seputar temuan – temuan HM AMPUH seputar adanya dugaan KKN di Disdik Tapsel.
“Kami merasa, plt kadisdik kurang paham tentang peraturan dan perundang-undangan. Makanya, dia tidak respon dengan kedatangan aksi unras. Padahal, kami hanya ingin mendapatkan jawaban. Dan itu adalah hak setiap warga negara yang telah diatur dalam UU 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik”, jelasnya.
Berangkat dari ketidak transparanan itu, kami menduga ada sesuatu yang ditutup- tutupi.Karenanya, kami meminta dan mendesak Kajari Tapsel segera memanggil dan memeriksa Plt Kadisdik.
Masih menurut Jul H Lubis, saat mendatangi Kejari Tapsel, mereka langsung diterima Kasi Intel, Agung Tampubolon. Kepada kasi intel, mereka menyampaikan tuntutan dan harapannya. Mendegar itu, Kasi Intel Kejari Tapsel, Agung Tampubolon menyampaikan apresiasi kepada HM AMPUH.
“Peran masyarakat sangat dibutuhkan dalam proses penegakan hukum. Menyangkut, harapan HM AMPUH, kami minta agar saudara – saudara membuat dan memasukkan laporan resmi ke kajari. Dan kami pasti akan mempelajari dan menindaklanjutinya,” kata Kasi Intel.
Soroti Dugaan KKN, HM AMPUH Demo Disdik Tapsel.
Sebelumnya, dihari yang sama, Rabu (11/2/2026), HM AMPUH menggelar aksi unjukrasa di depan kantor disdik Tapsel. Massa HM AMPUH tiba sekitar pukul 11.30 WIB dan disambut langsung Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Kabid Dikdas), Syarif Hidayatullah.
Dalam orasinya, Jul H Lubis selaku Ketua Umum HM AMPUH didampingi Sekretaris Umum, Imam A Harahap dan Bendahara Umum, Aziz Batubara meminta Plt Kadisdik bersedia memberikan jawaban atas temuan adanya dugaan KKN di disdik Tapsel.
Beberapa temuan itu diantaranya, dugaan kolusi bagi-bagi proyek. Khususnya, paket pekerjaan yang sumber dananya dari Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) 2025.
Kemudian, adanya perusahaan (CV) yang tidak memiliki kualifikasi namun tetap diloloskan dan menjadi pemenang sekaligus mengerjakan proyek di Disdik Tapsel. Adanya sejumlah proyek TA 2025 yang tidak selesai tepat waktu. Bahkan, sampai sekarang masih belum selesai dan pekerjaanya tetap berjalan.
Mendengar penjelasan itu, Kabid Dikdas Disdik Tapsel, Syarif Hidayatullah mengatakan, akan menindaklanjuti semua tuntutan itu. Namun, dia juga meminta data – data lengkap atas temuan HM AMPUH. Terutama, temuan adanya CV yang tidak memenuhi kualifikasi atau tidak memiliki sub bidang usaha (SBU), pintanya.
Usai mendengar jawaban itu, Jul H Lubis tetap meminta agar plt kadisdik bersedia menemui dan memberikan jawaban langsung kepada mereka. Namun, karena plt kadisdik tidak kunjung datang, akhirnya massa HM AMPUH membubarkan diri dengan tertib. Kemudian, Jul H Lubis mengatakan, mereka akan melanjutkan aksi ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Tapsel. (Ahmad Hakim.lbs)















Komentar