oleh

Polres Pelabuhan Belawan Bersama Muspika Bentuk Tim Posko Disejumlah Titik Lokasi

 

Belawan | metroinvestigasi.id – Mencegah terjadinya kembali aksi tawuran antar warga di Belawan pada Minggu (14/02/2021) kemarin, pihak Muspika Plus bersama Polres Pelabuhan Belawan membentuk Tim Posko jam malam di sejumlah titik lokasi rawan terjadinya tawuran.

Hal itu terungkap saat pertemuan Muspika Plus di Belawan bersama Polres Pelabuhan Belawan yang digelar di Aula kantor Camat Belawan, Senin pagi tadi sekira pukul 10.00 Wib (15/02/2021).

Pada kesempatan pertemuan itu,
Disebutkan ,” Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP.Dayan Rahmadani SH MH menyampaikan, jangan cari siapa yang salah tapi pertemuan ini untuk mencari solusi, nanti kita akan bentuk posko jam malam dan tim patroli gabungan melibatkan Muspika Plus ,TNI, Polisi ,Lurah ,dan Kepling dan ormas.

Solusi apa yang kita buat untuk menciptakan Kamtibmas yang Kondusif ,kalau hanya Polisi saja tentu enggak bisa ,melainkan kita harus bersama-sama nantinya membuat posko di sejumlah lokasi rawan tawuran, cetusnya,

Kalau ada anak-anak kumpul akan kita bubarkan dan kalau ada yang bawa senjata tajam akan kita tangkap.

“Kami berharap adanya bantuan dan dukungannya dari para tokoh-tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh agama guna menciptakan Kamtibmas kondusif, himbau Kapolres Pelabuhan Belawan lagi.

Camat Belawan Ahmad SP bersyukur telah diadakannya acara pertemuan bersama para tokoh-tokoh guna mencari solusi agar aksi tawuran di Belawan tak terulang lagi.

Hadir dalam pertemuan tersebut diantaranya,t okoh masyarakat, tokoh pemuda yakni Anak Belawan Bersatu (ABB), Forum Anak Belawan Bersatu (FABB), Formabem, PKN, Pemuda Pancasila, Tokoh Ulama dan Tokoh Gereja.

Sementara H.Irfan Hamidi selaku tokoh masyarakat Belawan mengaku, miris kita sebenarnya melihat secara langsung apa yang terjadi di Belawan, meski sudah berulangkali kita mengadakan pertemuan seperti ini tapi kita tak boleh berputus asa karena ini adanya bagian dari kerja kita.

Apa masalah sebenarnya, Kepling dan Bhabin Kambtibmas pasti tahu kenapa tawuran ini bisa terulang lagi, dari tokoh ormas dan tokoh pemuda juga tolong sampaikan dimana permasalahannya kenapa anak-anak kita bisa berbuat tawuran hingga menyebabkan rumah nyaris kena SOS dan terkena lemparan batu.

Sampaikan apa permasalahannya sampaikan saja ke pihak Kepolisian agar aparat bisa bertindak tegas dapat menghukum pelaku yang membawa bom molotov, kembang api serta senjata tajam.

Pertemuan ini diharapkan dapat mencari solusi agar tawuran tak terulang kembali.

Disisi lain , Misno Anwar selaku tokoh pemuda Belawan menyampaikan, bahwa ada 30 tokoh OKP dan ormas yang ada di Belawan agar dapat diikut sertakan dalam memberikan masukan dan mencari solusi untuk mencegah dan mengatasi tawuran tak terulang kembali.

Begitu juga disebutkan ,Idham Yonara selaku ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Belawan menyampaikan, terjadinya tawuran kemarin umumnya dilakukan kalangan anak muda masih remaja diduga akibat pengaruh narkoba dan ngelem yang belum ada sanksi hukum, kenakalan remaja, tak ada lagi sekolah tatap muka, serta tak adanya sarana olahraga.(anisa)

example banner

example banner

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed