Medan | metroinvestigasi.id- Gebyar Seni Budaya Etnis & Agama Serta Ratibul Haddad” yang digelar di Istana Maimun jalan Brigjend Katamso No. 66, A U R, Kec. Medan Maimun, Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut) Senin (27/11) menjadi momen bersejarah bagi warga Medan dan sekitarnya.
Pasalnya kegiatan yang diiniasi oleh Bapak Kapolda ini merupakan serangkaian kegiatan dalam penyambutan pesta demokrasi, sehingga terwujudnya Pemilu aman dan damai di Sumatera Utara demikian diterang Kapolres Tapsel AKBP Imam Zamroni kepada media.
Kapolres Tapsel Imam Zamroni menambahkan acara ini bukan hanya sebuah pesta budaya biasa, tetapi juga menjadi panggung keberagaman dan persatuan yang diharapkan dapat mempererat rasa persaudaraan antar warga Sumut.
Selain menghibur, sebut Kapolres, tujuan dari Gebyar Seni ini juga menggugah kesadaran masyarakat akan pentingnya bersatu dalam perbedaan, “Melalui seni kita bisa menyatukan hati dan pikiran, membangun kebersamaan untuk menciptakan pemilu yang damai dan jujur,” ucap Kapolres Tapsel.
Terakhir Kapolres Tapsel memberi penjelasan acara ini tidak hanya tentang seremonial kebudayaan semata, akan terdapat pesan yang sangat penting untuk disampaikan kepada masyarakat, terutama menjelang pemilihan umum yang akan datang.
“Tentunya pesta budaya dan pesan politik akan bersatu disini, untuk itu ayo warga Sumut khususnya warga Kabupaten Tapsel dan Paluta kita suksekan acara ini dengan datang ke Istana Maimun pada tanggal 27 November 2023 pada Pukul 13. 00 WIB sampai 23.00 WIB.( Ahmad hakim.lbs )










Komentar