Dairi | metroinvestigasi.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi melalui Dinas Pendidikan menegaskan komitmen berkelanjutan dalam meningkatkan mutu pendidikan dasar. Pemkab Dairi memastikan implementasi metode pembelajaran GASING (Gampang, Asyik, dan Menyenangkan) terus berjalan di berbagai satuan pendidikan pada tahun anggaran 2026.
Langkah strategis ini diambil untuk memperkuat kemampuan numerasi siswa secara massal. Di samping itu, program ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam mengajarkan matematika lewat pendekatan yang lebih sederhana, logis, dan sistematis.
Komitmen besar tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Dairi, Vickner Sinaga, dalam rapat evaluasi dan implementasi Metode GASING yang digelar melalui konferensi video (video conference) pada Selasa (18/8/2026) kemarin.
Dalam arahannya, Bupati Dairi, Vickner Sinaga menekankan bahwa penguasaan matematika dasar merupakan fondasi penting bagi generasi muda Dairi untuk menghadapi tantangan masa depan.
“Pendidikan adalah investasi jangka panjang kita. Melalui metode GASING, kita ingin mendobrak stigma lama bahwa matematika itu menakutkan dan sulit. Kita ubah ruang kelas menjadi tempat yang gampang, asyik, dan menyenangkan bagi anak-anak kita,” ujar Bupati Dairi, Vickner Sinaga.
Bupati Dairi, Vickner Sinaga juga menambahkan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada semangat para tenaga pendidik di lapangan. Beliau meminta Dinas Pendidikan untuk mengawal pelatihan guru secara intensif agar transformasi cara mengajar dapat dirasakan langsung di setiap sekolah.
“Kompetensi guru adalah kunci. Kita tidak hanya melatih siswa untuk cepat berhitung, tetapi kita juga memperkuat kapasitas para guru agar memiliki metode pengajaran yang modern, terstruktur, dan adaptif. Saya ingin di tahun 2026 ini, ada lompatan besar pada rapor numerasi pendidikan di
Kabupaten Dairi,” tegas Vickner Sinaga.
Metode GASING yang digagas oleh Prof. Yohanes Surya ini telah terbukti di berbagai daerah dalam meningkatkan kecerdasan logika-matematika anak secara cepat. Pemkab Dairi berharap keberlanjutan program ini di tahun 2026 dapat melahirkan generasi emas yang unggul, kritis, dan siap membawa Kabupaten Dairi bersaing di tingkat nasional.( Raja)










Komentar