Dairi |metroinvestigasi.id – Pemerintah Kabupaten Dairi melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) menggelar Apel Kendaraan Dinas di Stadion Utama Sitinjo, Rabu (2/9/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk menertibkan administrasi aset daerah sekaligus menegakkan kepatuhan pajak kendaraan bermotor di lingkungan pemerintahan.
Apel dipimpin langsung oleh Kepala Bapenda Dairi, Robot Simanullang, dan dihadiri oleh seluruh Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta para Camat se-Kabupaten Dairi. Dalam pemeriksaan ini, Bapenda menghadirkan langsung unit mobil layanan Samsat Sidikalang untuk mempermudah penyelesaian kewajiban pajak di tempat.
Berdasarkan hasil pendataan, ditemukan lebih dari 500 unit kendaraan dinas—baik roda dua maupun roda empat—yang tersebar di berbagai OPD dan pemerintahan desa dalam kondisi menunggak pajak. Sebagian kendaraan juga teridentifikasi dalam kondisi rusak berat.
Kepala Bapenda Dairi, Robot Simanullang, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk memberikan teladan yang baik kepada masyarakat.
“Apel kendaraan dinas ini bukan sekadar rutinitas pemeriksaan fisik, melainkan langkah konkret Pemkab Dairi dalam menegakkan kepatuhan hukum. Kita tidak bisa menuntut masyarakat taat pajak jika kendaraan operasional pemerintah sendiri masih menunggak. Pemerintah harus menjadi contoh administrasi yang bersih dan taat aturan,” tegas Robot Simanullang dalam arahannya.
Terkait temuan ratusan aset yang bermasalah tersebut, Bapenda Dairi akan segera menerbitkan berita acara khusus dan surat teguran resmi kepada instansi terkait. Seluruh jajaran pemerintahan diminta bergerak cepat sebelum batas waktu yang ditentukan.
“Kami menemukan lebih dari 500 kendaraan dinas yang menunggak pajak, mayoritas berada di tingkat pemerintahan desa dan beberapa OPD. Saya berikan instruksi tegas kepada seluruh Pimpinan OPD dan Camat untuk segera menyelesaikan tunggakan ini. Kami memberikan tenggat waktu hingga 31 Desember 2026. Jika lewat dari batas tersebut, akan ada sanksi administratif dan penarikan aset,” lanjut Robot.
Tidak hanya menyasar kendaraan dinas, Robot juga memperingatkan para pegawai pemerintahan untuk memeriksa dokumen kendaraan pribadi mereka guna mengoptimalkan penerimaan pajak daerah.
“Saya juga mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Dairi untuk memeriksa kembali pajak kendaraan pribadinya. Bagi yang masih menggunakan plat nomor luar daerah, segera lakukan balik nama ke wilayah Dairi agar kontribusi pajaknya langsung masuk untuk pembangunan daerah kita sendiri,” tutup Robot.(Raja)
















Komentar