Medan | metroinvestigasi.id- Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Medan melaksanakan kegiatan kontrol dan penyuluhan kesehatan tentang pencegahan serta penatalaksanaan penyakit tidak menular Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) kepada 30 orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Blok T5, pada Selasa, 06 Mei 2026.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.00 WIB hingga 10.30 WIB ini dilaksanakan sebagai bentuk upaya peningkatan pelayanan kesehatan bagi warga binaan, khususnya dalam memberikan edukasi terkait pentingnya menjaga pola hidup sehat dan pencegahan penyakit GERD.
Kegiatan dipimpin oleh Kepala Seksi Perawatan, Amran, serta didampingi oleh 9 orang petugas kesehatan klinik dan 1 orang petugas jaga blok. Dalam penyuluhan tersebut, warga binaan diberikan pemahaman mengenai penyebab GERD, gejala yang sering muncul, hingga langkah-langkah pencegahan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, seperti menjaga pola makan, menghindari makanan pemicu asam lambung, serta menerapkan gaya hidup sehat.
Kepala Seksi Perawatan, Amran, menyampaikan bahwa kegiatan penyuluhan kesehatan ini merupakan bentuk komitmen Lapas Kelas I Medan dalam meningkatkan kesadaran warga binaan terhadap pentingnya menjaga kesehatan sejak dini. Ia juga berharap para warga binaan dapat menerapkan pola hidup sehat agar terhindar dari berbagai penyakit, khususnya gangguan lambung seperti GERD.
Para peserta kegiatan mengikuti penyuluhan dengan antusias dan aktif selama sesi berlangsung. Selain penyampaian materi, petugas kesehatan juga melakukan kontrol kesehatan kepada warga binaan guna memastikan kondisi kesehatan mereka tetap terpantau dengan baik.
Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas I Medan terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan kesehatan yang optimal kepada warga binaan sebagai bagian dari pembinaan dan pemenuhan hak-hak dasar warga binaan di bidang kesehatan.(anisa)










Komentar