P.sidimpuan | metroinvestigasi.id-
Jumpa Bakti Gembira (Jumbara) Palang Merah Remaja (PMR) Tingkat Kota Padangsidimpuan tahun 2025 dapat di perluas dengan menyertakan PMR dari daerah sekitaran seperti Kabupaten Tapanuli Selatan, Mandailing Natal, Padang Lawas Utara dan Padang Lawas. Hal ini terungkap di acara Musyawarah Kerja Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Padangsidimpuan pada Selasa (2/9/2025) di Markas PMI Jalan FL. Tobing Padangsidimpuan.
Musyawarah Kerja PMI Kota Padangsidimpuan ini di buka Plt. Ketua PMI Padangsidimpuan Novan Efendy Siregar, SE.MSi. Hadir di acara tersebut Wakil Ketua Bidang Organisasi PMI Sumatera Utara, Khairil Siregar dan rombongan, Pengurus PMI Kota Padangsidimpuan, Pengurus Kecamatan, Satgana, Relawan, Forpis dan PMR.
Musyawarah yang di pandu Sekretaris PMI Kota Padangsidimpuan, Rizki Halomoan Pulungan membahas dan mengevaluasi kegiatan yang sudah dan akan berjalan di tahun 2025 dilakukan secara diskusi atau dialog. Salah satu agenda kegiatan yang di bahas atau di diskusikan adalah Jumbara PMR yang merupakan agenda 2 (dua) tahunan bagi PMR Kabupaten dan Kota. Terkait Jumbara Kota Padangsidimpuan yang akan diikuti oleh PMR dari luar Padangsidimpuan, seluruh peserta musyawarah setelah memberi pendapat dan argument menyetujui mengakomodir keikutsertaan PMR dari wilayah Tabagsel.
Wakil Ketua Bidang Organisasi PMI Sumatera Utara, Khairil Siregar dalam arahannya antara lain berharap setiap program yang di rencanakan dapat berjalan efektif dan memberi dampak positif bagi masyarakat, terutama dalam menumbuhkan jiwa relawan di kalangan pelajar atau generasi muda. Ia juga menekankan tentang pentingnya Komunikasi, kerjasama, kebersamaan, dan integritas dalam menjalankan misi kemanusiaan PMI. Arahannya tidak hanya terfokus pada perencanaan kegiatan, tetapi juga menggugah semangat seluruh peserta untuk berkomitmen pada tujuan bersama PMI.
Plt Ketua PMI Padangsidimpuan Novan Efendy Siregar pada kesempatan tersebut menyampaikan kepada masing masing bidang agar melaksanakan program yang sudah di tetapkan dan mengevaluasi hasilnya. Kemudian terkait PMR, KSR dan relawan supaya dilakukan terus berbagai pelatihan dan latihan gabungan, dalam hal latihan kemampuan atau keterampilan untuk penanggulangan bencana, PMI dapat bekerjasama dengan instansi terkait.
Novan menegaskan tantangan dan kompleksitas yang dihadapi dalam mengemban misi kemanusiaan semakin berat, oleh karena itu kita harus meningkatkan peran serta PMI dalam membantu masyarakat dan memperkuat solidaritas kemanusiaan di wilayah Padangsidimpuan…( Ahmad Hakim.lbs ).











Komentar