Simalungun | metroinvestigasi.id – Kinerja manajemen perkebunan di lingkungan PTPN IV Regional 2 Laras, Kabupaten Simalungun, menuai sorotan tajam. Temuan di lapangan memunculkan pertanyaan serius terkait penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam pengelolaan kebun.
Berdasarkan hasil pantauan tim media pada Jumat (24/04/2026) sekitar pukul 10.47 WIB, kondisi di areal Tanaman Belum Menghasilkan (TBM) Afdeling 3 Laras dinilai memprihatinkan dan diduga jauh dari standar perawatan yang semestinya.
Sejumlah indikasi yang ditemukan di antaranya buah sawit yang membusuk di pohon, pekerjaan kastrasi yang tidak tuntas, hingga kondisi areal yang dipenuhi semak belukar dari piringan sampai pasar gawang. Kondisi ini dinilai berpotensi merugikan aset perusahaan apabila tidak segera ditangani.
Situasi tersebut memicu reaksi dari berbagai pihak, termasuk kalangan masyarakat sipil. Salah satu aktivis LSM Sumatera Utara, Irmayani, menilai bahwa temuan tersebut tidak boleh dianggap sepele dan perlu mendapat perhatian serius dari manajemen pusat.
“Kami melihat adanya dugaan ketidaksesuaian dalam pelaksanaan kerja di lapangan. Ini harus menjadi perhatian dan segera dievaluasi secara menyeluruh,” ujarnya kepada awak media.
Ia juga mendorong adanya langkah tegas dari jajaran pimpinan BUMN, termasuk Direktur Utama PalmCo, untuk melakukan pembinaan maupun evaluasi terhadap pihak-pihak yang dinilai tidak menjalankan tugas secara optimal.
“Jika benar terjadi kelalaian atau ketidaksesuaian SOP, maka perlu ada tindakan yang jelas. Ini menyangkut profesionalisme dan tata kelola perusahaan negara,” tegasnya.
Irmayani menambahkan, evaluasi terhadap kinerja manajemen di tingkat kebun menjadi penting guna menjaga standar operasional dan integritas pengelolaan BUMN secara keseluruhan.
Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, pihak manajemen PTPN IV Regional 2 Laras belum memberikan klarifikasi resmi terkait temuan di lapangan maupun tudingan yang disampaikan.
Media ini masih berupaya mengonfirmasi pihak terkait guna memperoleh penjelasan berimbang sesuai prinsip cover both sides.
(Tim/Hs)
















Komentar